
Ilustrasi pria yang kurang percaya diri. (freepik/katemangostar)
JawaPos.com - Sering kali orang berpikir bahwa rasa percaya diri pada pria adalah bawaan. Hal ini sama sekali tidak benar.
Kurangnya rasa percaya diri sebagian besar dibentuk oleh pengalaman, khususnya pengalaman yang dialami saat masih anak-anak.
Menyelami dunia psikologi, setidaknya ada tujuh pengalaman umum yang biasanya membentuk kepercayaan diri seorang pria.
Dalam artikel ini, JawaPos.com telah melansir dari laman Hack Spirit, Kamis (23/1), pengalaman-pengalaman tentang mengapa beberapa pria mungkin kurang percaya diri.
1. Cinta bersyarat
Kesalahpahaman umum adalah bahwa cinta harus diperoleh dengan usaha, sebagai hadiah atas perilaku baik atau keberhasilan. Saat masih anak-anak, pria yang sekarang kurang percaya diri sering kali terjebak dalam lingkungan yang cintanya bersyarat.
Tumbuh dalam lingkungan seperti itu, mereka belajar untuk mengasosiasikan harga diri mereka dengan prestasi mereka. Harga diri mereka menjadi terikat langsung dengan validasi eksternal, menciptakan fondasi yang tidak pasti bagi rasa percaya diri.
Bila cinta dan penerimaan digunakan sebagai alat tawar-menawar, hal ini dapat mengarah pada pengejaran kesempurnaan seumur hidup dan ketakutan akan kegagalan. Pria yang dibesarkan dengan cara ini mungkin kesulitan mengembangkan rasa percaya diri yang sebenarnya karena harga diri mereka selalu bergantung pada keadaan eksternal.
2. Kurangnya ekspresi emosi
Saat tumbuh dewasa, banyak pria diajarkan untuk menekan emosi mereka. Kepercayaan ini sering kali menyebabkan pria mengaitkan kerentanan emosional dengan kelemahan, yang berdampak negatif pada kepercayaan diri mereka.
Bila Anda tidak mampu mengekspresikan atau bahkan mengakui emosi Anda, itu seperti membangun rumah di atas tanah yang goyah. Anda kehilangan bagian mendasar dari pengalaman manusiawi Anda.
3. Tidak adanya penemuan jati diri
Salah satu pengalaman masa kecil yang paling signifikan yang dapat menghambat kepercayaan diri seorang pria adalah tidak adanya kesempatan untuk menemukan jati diri. Tanpa ruang untuk mengeksplorasi sifat dan hasrat sejati mereka, pria dapat tumbuh dengan perasaan terputus dari jati diri mereka yang sebenarnya.
4. Pembicaraan negatif terhadap diri sendiri
Dalam dunia yang sering menuntut kesempurnaan, mudah untuk terjebak dalam perangkap pembicaraan negatif terhadap diri sendiri. Bagi pria yang kurang percaya diri, dialog internal ini dapat menjadi teman tetap sejak masa kanak-kanak, yang dipicu oleh ekspektasi masyarakat dan pengalaman pribadi.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
