Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 22 Januari 2025 | 19.28 WIB

12 Makanan Ini Dipercaya Bawa Hoki Saat Imlek, Apa Saja?

Jiaozi, makanan wajib yang dapat membawa keberuntungan saat Imlek. (Pexels) - Image

Jiaozi, makanan wajib yang dapat membawa keberuntungan saat Imlek. (Pexels)

JawaPos.Com – Sebentar lagi, perayaan Imlek atau Tahun Baru China akan segera dirayakan. Banyak sekali hidangan yang biasa disajikan saat perayaan Imlek. Tentunya, setiap hidangan dalam perayaan Imlek memiliki makna filosfisnya masing-masing.

Ada beberapa makanan dalam Imlek yang dipercaya membawa hoki dan keberuntungan. Dilansir dari China Highlights, Selasa (21/1), berikut adalah 12 makanan yang dipercaya membawa keberuntungan saat perayaan Imlek. Apa sajakah makanan-makanan itu?

1. Ikan

Dalam tradisi Tionghoa, Ikan dipercaya dapat membawa kemakmuran. Sebab, ikan dalam Bahasa Mandarin memiliki kata yang berdekatan dengan arti 'kelebihan'. Sehingga, menyajikan ikan saat Imlek berarti kita juga ikut memberikan harapan akan kemakmuran dan keberlimpahan di tahun yang akan datang.

Saat perayaan Imlek, ikan sering disajikan sebagai hidangan penutup dengan sisa yang cukup banyak, atau juga dengan kepala dan ekor yang tidak dimakan sampai awal tahun. Hal itu bertujuan untuk memberikan harapan akan keberlimpahan yang berlanjut sepanjang tahun.

2. Jiaozi

Jiaozi merupakan pangsit khas China yang terbuat lembaran tepung terigu dan diisi dengan daging cincang serta sayuran. Hidangan ini sudah ada di Tiongkok sejak 1.800 tahun yang lalu dan dipercaya sebagai makanan pembawa keberuntungan. Hal itulah yang membuat hidangan satu ini selalu ada setiap perayaan Tahun Baru Imlek.

Hidangan ini memiliki bentuk seperti batang perak, sehingga dipercaya dapat membawa kemakmuran dan keberuntungan di tahun mendatang. Semakin banyak jiazi yang dikonsumsi, semakin banyak rejeki yang didapat.

3. Satu Ekor Ayam

Ayam dalam budaya Tionghoa dipercaya sebagai pembawa keberuntungan dan kemakmuran. Hal itu karena kata 'ayam' dalam Bahasa Mandarin memiliki makna yang mirip dengan kata 'keberuntungan' serta 'kemakmuran'. Oleh karena itu, ayam utuh menjadi hidangan wajib saat Tahun Baru Imlek dengan harapan agar kesejahteraan akan hadir bagi seluruh keluarga.

Selain itu, kepala dan kaki ayam juga memiliki makna filosofis yang mencerminkan persatuan, keutuhan, serta harapan akan awal hingga akhir tahun yang baik. Tradisi ini juga sebagai penghormatan bagi leluhur dan dewa-dewa, sebab ayam utuh juga bermakna sebagai permohonan untuk meminta berkah dan perlindungan. Tidak hanya itu, kaki ayam juga dimakan oleh pencari nafkah dalam keluarga karena dipercaya dapat membantu meraih kesuksesan dalam usaha.

4. Kue Keranjang

Kue keranjang atau dalam Bahasa Mandarin disebut 'niangao' merupakan kue yang terbuat dari beras ketan lengket menyerupai dodol. Makanan satu ini juga dipercaya dapat membawa keberuntungan saat Imlek, sebab kata 'niangao' dalam Bahasa Mandarin memiliki persamaan makna dengan ungkapan “semakin tinggi tahun demi tahun”.

Hal ini membuat masyarakat Tionghoa percaya jika kue keranjang dapat membawa kemajuan dan kemakmuran yang terus meningkat setiap tahun.

5. Lumpia

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore