
Ilustrasi seseorang yang terlihat tidak peka dan tidak disukai. (Freepik)
JawaPos.com - Sering kali kita tanpa sadar mengatakan hal-hal yang ternyata bisa membuat kita terkesan tidak peka atau bahkan tidak disukai orang lain. Meskipun niat kita baik, kata-kata yang kita pilih bisa berdampak besar dalam percakapan.
Menurut psikologi, cara kita menyampaikan sesuatu tak kalah penting dengan apa yang kita katakan. Ungkapan yang sederhana sekalipun bisa terkesan merendahkan, membuat orang merasa diabaikan, atau bahkan menyakiti perasaan mereka—terutama dalam situasi yang penuh emosi.
Masalahnya, banyak dari kita yang tidak menyadari bagaimana kata-kata tersebut diterima. Agar bisa berkomunikasi dengan lebih baik, dilansir dari Geediting pada Selasa (21/1), berikut tujuh ungkapan yang sebaiknya dihindari dan cara yang lebih tepat untuk menggantinya.
1. "Tenang saja"
Pernahkah kamu merasa semakin kesal ketika seseorang mengatakan "Tenang saja" saat kamu sedang marah atau frustrasi? Psikolog mengatakan ungkapan ini bisa meremehkan perasaan orang lain, seolah-olah emosi mereka tidak penting.
Meskipun tujuannya mungkin untuk menenangkan, sering kali kalimat ini justru memperburuk situasi. Sebagai gantinya, cobalah untuk mengakui perasaan mereka dan menawarkan dukungan. Ini akan membuatmu terlihat lebih empatik dan memperbaiki hubungan.
2. "Kamu terlalu sensitif"
Pernahkah kamu merasa diabaikan setelah mengungkapkan perasaanmu, hanya untuk mendengar kalimat "Kamu terlalu sensitif"? Kalimat ini bisa membuat perasaanmu terasa tidak dihargai.
Alih-alih berkata seperti itu, lebih baik mengatakan, "Saya bisa mengerti kenapa itu membuatmu kesal. Ingin bicara lebih lanjut?" Dengan kata-kata yang lebih empatik, kamu menunjukkan bahwa kamu peduli dan ingin mendengarkan.
3. "Saya sudah bilang kan"
Ungkapan "Saya sudah bilang kan" mungkin terkesan seperti cara untuk menunjukkan bahwa kita sudah benar. Padahal, ini bisa terdengar sombong dan merendahkan, serta memperburuk suasana.
Ketika seseorang sudah merasa kecewa atau salah langkah, ungkapan ini justru menyakitkan. Sebaiknya, berikan dukungan dan saran yang membangun, bukan untuk mengkritik kesalahan mereka. Ini akan membuatmu terlihat lebih bijaksana dan peduli.
4. "Tidak masalah kok"
Saat seseorang mengungkapkan masalahnya, kita sering merasa ingin menenangkan mereka dengan mengatakan, "Tidak masalah kok." Namun, kalimat ini bisa terkesan meremehkan, terutama jika masalah tersebut memang penting bagi mereka.
Sebagai gantinya, cobalah mengatakan, "Saya mengerti kenapa itu membuatmu kesal," atau "Mari kita cari cara untuk memperbaikinya." Kalimat ini lebih menunjukkan bahwa kamu menghargai perasaan mereka dan siap membantu.
5. "Saya tidak peduli"

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
