
Ilustrasi orang yang sudah membaca pesan teks tapi selalu menunda-nunda untuk membalasnya./Freepik.
JawaPos.com - Pernahkah Anda merasa frustrasi saat melihat pesan teks Anda telah dibaca, tetapi balasannya tidak kunjung datang?
Situasi ini mungkin membuat Anda bertanya-tanya, apa yang sebenarnya terjadi di balik kebiasaan seseorang yang sering menunda-nunda untuk membalas pesan?
Dalam dunia yang semakin terhubung secara digital, pola komunikasi semacam ini sering kali menciptakan kesalahpahaman atau bahkan rasa kecewa.
Ada berbagai faktor yang bisa memengaruhi kebiasaan seseorang dalam merespons pesan teks.
Artikel ini akan membahas beberapa perilaku umum yang sering dilakukan oleh orang-orang yang membaca pesan teks tetapi membutuhkan waktu lama untuk membalasnya, lengkap dengan penjelasan psikologis di balik setiap perilaku tersebut.
Dilansir dari laman Global English Editing pada Senin (20/1), berikut merupakan 7 perilaku orang yang sudah membaca pesan teks tapi selalu menunda-nunda untuk membalasnya, menurut psikologi.
1. Gemar Menunda-nunda
Orang yang membaca pesan tetapi tidak langsung membalasnya sering kali memiliki kebiasaan menunda.
Mereka cenderung berpikir, "Saya akan membalasnya nanti," tetapi waktu terus berjalan, dan mereka akhirnya lupa atau terdistraksi oleh hal lain.
Kebiasaan ini sering kali disebabkan oleh kecemasan, keinginan untuk memberikan jawaban yang sempurna, atau bahkan merasa terlalu lelah untuk merespons saat itu juga.
Meski hal ini membuat orang lain merasa diabaikan, sebenarnya masalah ini lebih berkaitan dengan kesulitan mereka dalam mengatur waktu dan prioritas, bukan karena mereka sengaja ingin menghindari seseorang.
2. Penuh Pertimbangan
Orang-orang seperti ini cenderung membutuhkan waktu lebih lama untuk membalas pesan karena mereka sedang berusaha memberikan jawaban yang terbaik.
Mereka cenderung memikirkan dengan matang apa yang akan mereka katakan agar tidak salah atau menyinggung perasaan orang lain.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
