Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 19 Januari 2025 | 22.43 WIB

Dear Bunda, Ini 7 Cara Efektif Untuk Meningkatkan Kecerdasan Bayi Sejak dalam Kandungan!

Ilustrasi calon ibu dan ayah. (Freepik) - Image

Ilustrasi calon ibu dan ayah. (Freepik)

JawaPos.com – Setiap ibu tentunya ingin memberikan awal yang baik untuk bayi mereka dengan melakukan semua yang mereka mampu untuk memastikan bayi mereka sehat dan bahagia bahkan sebelum bayi lahir.

Tetapi, beberapa orang mungkin tidak menyadari bahwa ada juga hal-hal yang dapat Anda lakukan selama kehamilan untuk menstimulasi kecerdasan bayi Anda sejak dalam kandungan.

Berbagai hal yang dilakukan dan setiap asupan yang dikonsumsi oleh ibu dapat memengaruhi perkembangan otak bayi sebelum lahir.

Lantas, adakah cara efektif untuk bisa meningkatkan kecerdasan bayi sejak dalam kandungan? Dilansir dari The Bump pada Minggu, (19/1), berikut tujuh tips yang dapat Anda lakukan untuk merangsang kecerdasan otak bayi sebelum lahir.

  1. Kelola stres dengan baik

Menjaga stres dan emosi tetap terkendali merupakan langkah yang sangat penting selama kehamilan. Sebab, tingkat stres dan hormon kortisol yang tinggi selama kehamilan dapat berdampak negatif pada perkembangan dan kesehatan bayi.

Prioritaskan waktu Anda untuk melakukan kegiatan yang bisa membantu Anda menghilangkan stres. Kegiatan-kegiatan ini dapat berupa apa saja, seperti mandi, nongkrong dengan teman, meditasi, yoga, dan lain-lain.

  1. Aktif berbicara kepada janin dalam kandungan

Stimulasi ini dapat membantu perkembangan kognitif bayi, sebab bayi sudah dapat mendengar suara dari luar Rahim pada awal trimester kedua. Cara ini juga dapat mengenalkan suara ibu dan membantu meningkatkan pengenalan kata-kata sejak berada di dalam rahim. Selain itu, mengajak ngobrol dan membacakan cerita untuk janin dapat membuat jalinan ikatan yang kuat antara ibu dan bayi.

  1. Bernyanyi dan memainkan musik untuk bayi

Mungkin sebagian orang menganggap bahwa mendengarkan musik klasik seperti karya Beethoven atau Mozart selama masa kehamilan bagus untuk perkembangan otak bayi. Namun faktanya, hal tersebut ternyata hanyalah mitos dan tidak berpengaruh untuk meningkatkan kemampuan kognitif bayi. Hal ini dibuktikan oleh penelitian yang dilakukan oleh sekelompok psikolog di Universitas Wina pada tahun 2010.

Sementara, musik dan nyanyian yang mengandung bahasa ringan seperti lagu Twinkle Twinkle Little Star lebih membantu untuk meningkatkan fungsi otak pada bayi. Memutar musik yang berisikan pengenalan kata untuk bayi selama masa kehamilan dapat membuat bayi lebih responsif dan membuatnya mengenali banyak kosa kata setelah lahir.

  1. Konsumsi ikan yang kaya asam lemak omega-3

Mengonsumsi ikan yang kaya asam lemak omega-3 dapat membantu peningkatan fungsi kognitif bayi dan penurunan risiko masalah perkembangan pada anak-anak. Bahkan, sebuah studi di tahun 2016 menemukan bahwa anak-anak yang ibunya rutin mengonsumsi ikan selama kehamilan mendapatkan skor lebih tinggi pada tes kognitif daripada yang tidak.

Pilihlah untuk mengonsumsi ikan yang rendah merkuri selama kehamilan, seperti ikan kembung, salmon, mujair, dan sarden. Sementara, hindarilah ikan dengan kandungan merkuri tinggi, seperti ikan todak, tilefish, marlin, dan makarel.

  1. Konsumsi telur

Mengonsumsi telur selama kehamilan dapat merangsang perkembangan otak bayi dan meningkatkan fungsi memori dengan baik. Telur kaya akan vitamin A, riboflavin, asam pantotenat, vitamin B12, fosfor dan kolin, nutrisi yang penting untuk ibu hamil.

Kolin sangat penting dalam produksi neurotransmitter, yang esensial untuk mendukung perkembangan kognitif bayi. Selain itu, sebuah studi pada tahun 2023 menunjukkan bahwa konsumsi telur selama kehamilan dapat mendukung sistem saraf bayi dan menurunkan risiko diabetes gestasional, tekanan darah, dan anemia pada ibu hamil.

  1. Hindari alkohol, rokok, dan obat-obatan

Kebiasaan merokok, minum alkohol, hingga menggunakan narkoba selama kehamilan menjadi salah satu penyebab utama cacat lahir dan keterbatasan intelektual bayi. Tidak ada jumlah rokok dan alkohol yang dianggap aman untuk dikonsumsi selama kehamilan.

Sebagian besar obat-obatan juga memengaruhi perkembangan otak janin dan menyebabkan komplikasi yang sangat serius pada bayi, termasuk keguguran, kelahiran prematur, gangguan kesehatan jangka panjang, hingga sindrom abstinensia neonatus atau gejala putus obat pada bayi yang berdampak pada sistem saraf, respiratorik, imun, dan gastrointestinal.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore