
Mendengarkan lagu sedih dapat menciptakan kenikmatan tersendiri bagi para penggemarnya. (Pexels)
JawaPos.com - Kesedihan sering kali dianggap sebagai manifestasi dari emosi negatif seseorang.
Akan tetapi, saat dikemas dalam bentuk seni, seperti lagu sedih, kita cenderung menyukainya. Bahkan terkadang mendengarkan lagu sedih dapat membuat suasana hati lebih baik.
Mengapa demikian? Bukankan saat hati sedang merana, mendengarkan lagu sedih akan memperburuk suasana?
Lagu sedih memang candu di telinga. Alunan nada melankolis dan lirik yang menyentuh sering kali dianggap relatable atau bisa menggambarkan keadaan hati yang sedang tidak baik-baik saja.
Bukan hanya relatable, ternyata ada beberapa alasan lain yang menjadi alasan mengapa orang suka dengan lagu sedih.
Dirangkum dari Psychology Today dan Greater Good Magazine, berikut enam alasan mengapa banyak orang yang suka mendengarkan lagu sedih.
Lagu sedih memang sengaja diaransemen sedemikian rupa untuk menggambarkan suasana hati yang gelap dan murung. Hal ini biasanya ditandai dengan pemilihan instrumen, seperti biola dan piano dengan perpindahan akor tertentu yang bisa membawa pendengar untuk mengeksplor suasana kesedihan.
Pembawaan musik dan vokal di lagu sedih juga sering kali dibuat pelan, gelap, dan lembut untuk menggambarkan perasaan melankolis seseorang.
Selain itu, lirik dari lagu sedih juga sangat berhubungan dengan pengalaman yang tidak mengenakkan seseorang, seperti putus cinta, diselingkuhi, dan sebagainya.
Kemampuan untuk mewakili perasaan dari orang banyak inilah yang kemudian membuat musik sedih disukai banyak orang, terutama yang sedang merana.
Hal menarik dari lagu sedih adalah kemampuannya untuk menyalurkan emosi seseorang. Terkadang saat sedih atau frustasi, hal yang dibutuhkan seseorang adalah tempat untuk menyalurkan emosi tersebut, dan lagu sedih di sini bisa menjadi tempat aman untuk itu.
Para pendengar bisa bebas mendalami perasaan yang mereka alami, serta menyadari bahwa perasaan tersebut adalah hal wajar, yang ternyata juga dialami oleh orang lain, dalam konteks ini si penyanyi atau pembuat lagu.
Alasan ini memang sedikit bertentangan dengan kodrat lagu sedih, yang seharusnya membuat para pendengar merasa sedih. Akan tetapi, dilansir dari Psychology Today, ternyata mendengarkan lagu sedih justru dapat menimbulkan perasaan nikmat dan bisa meredakan kesedihan.
Dilansir dari Greater Good Magazine, lagu sedih bisa menyebabkan keluarnya hormon prolaktin. Hormon ini adalah hormon yang muncul saat ibu sedang menyusui anaknya, dan memiliki efek menenangkan, menghibur, dan menyejukkan.
Selain itu, kenikmatan juga muncul karena aransemen lagu sedih yang biasanya memang dibuat dengan indah, sehingga para pendengar tidak hanya merasakan emosi kesedihan, namun juga terhibur karena keindahan musik yang disuguhkan.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
