
Ilustrasi telur setengah matang yang menjadi salah satu makanan yang harus dihindari saat awal kehamilan (Freepik)
JawaPos.com – Kehamilan adalah masa yang penuh perhatian, terutama pada awal kehamilan. Ketika janin berada dalam tahap awal perkembangan yang sangat penting.
Pada periode ini, pembentukan organ vital janin seperti otak, jantung, dan tulang belakang sedang berlangsung, sehingga ibu hamil harus lebih berhati-hati dalam menjaga pola makan.
Asupan makanan dan minuman yang tidak tepat dapat mempengaruhi kesehatan ibu sekaligus meningkatkan risiko komplikasi kehamilan. Seperti keguguran, gangguan perkembangan janin, hingga infeksi serius.
Oleh karena itu, memahami jenis makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari menjadi langkah penting untuk memastikan kehamilan yang sehat dan lancar.
Artikel ini akan membahas daftar makanan dan minuman yang perlu dihindari oleh ibu hamil muda, berdasarkan informasi dari Siloam Hospital dan Halodoc.
Makanan dan minuman ini dinilai berisiko karena dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan janin selama masa awal kehamilan. Berikut adalah rincian jenis makanan, minuman, serta alasan mengapa penting untuk menghindarinya:
Jeroan mengandung banyak nutrisi, seperti zat besi dan vitamin A. Namun, konsumsinya perlu dibatasi.
Mengonsumsi jeroan terlalu sering, lebih dari satu kali seminggu, dapat meningkatkan risiko keracunan zat besi dan vitamin A. Hal ini dapat mempengaruhi kesehatan ibu dan perkembangan janin secara negatif.
Makanan seperti sushi dan sashimi sering kali menggunakan ikan mentah yang berisiko mengandung bakteri atau parasit penyebab infeksi. Oleh karena itu, sebaiknya hindari makanan ini selama kehamilan untuk mencegah risiko infeksi yang dapat membahayakan janin.
Telur mentah atau setengah matang berpotensi mengandung bakteri Salmonella yang dapat menyebabkan infeksi serius pada ibu hamil, seperti infeksi cairan ketuban, yang dalam kasus tertentu dapat memicu keguguran.
Daging yang tidak dimasak sempurna berpotensi mengandung kuman berbahaya seperti Listeria dan parasit toksoplasma. Kedua patogen ini dapat berdampak buruk pada kesehatan ibu dan janin, sehingga daging harus dimasak hingga matang sepenuhnya.
Buah dan sayuran yang tidak dicuci bersih dapat mengandung parasit seperti toksoplasma yang berbahaya bagi janin, menyebabkan gangguan perkembangan otak dan penglihatan.
Pastikan buah dan sayur dicuci bersih sebelum dikonsumsi, dan pilih buah yang aman seperti jeruk, pisang, dan semangka.
Ikan seperti tuna, hiu, dan tenggiri memiliki kandungan merkuri tinggi yang dapat mempengaruhi sistem saraf, ginjal, dan pertumbuhan janin. Sebaiknya pilih makanan laut dengan kandungan merkuri rendah.
Konsumsi alkohol selama kehamilan dapat meningkatkan risiko fetal alcohol syndrome, yang menyebabkan gangguan pada perkembangan otak, kelainan jantung, hingga keterbelakangan mental pada bayi.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
