
Ilustrasi orang narsistik. (Freepik)
JawaPos.com – Menghadapi orang dengan kepribadian narsistik terkadang membuat hati jengkel. Pasalnya, saat berada di dekat mereka kita sering merasa tidak dihargai, tidak satu level, atau bahkan tidak dianggap sama sekali.
Orang narsistik berbeda dengan pribadi yang percaya diri pada umumnya. Dilansir dari Duke Health, orang-orang ini memang percaya diri, namun sudah kelewatan batas. Orang dengan karakter ini cenderung untuk ingin selalu dipuji, divalidasi, dan dianggap istimewa.
Bahkan, untuk mendapatkan pujian tersebut mereka rela untuk merendahkan, memanfaatkan, atau mengorbankan teman sendiri. Hal ini sering dilakukan dengan cara gaslighting, atau memanipulasi kebenaran agar lawan bicara menjadi ragu dan menyalahkan dirinya sendiri.
Orang dengan karakter seperti ini memang cenderung hanya mementingkan diri sendiri dan kerap acuh terhadap perasaan serta keadaan orang lain.
Saat menghadapi orang narsistik, terkadang kita mengalami dilema. Di satu sisi, kita tidak bisa diam saja saat direndahkan, namun, di sisi lain kita juga tidak ingin membuat suatu permasalahan yang tidak perlu.
Untuk mengatasi permasalahan ini, dirangkum dari Global English Editing, terdapat setidaknya empat kalimat yang dapat kita ucapkan untuk menghadapi orang narsistik yang suka gaslighting.
Baca Juga: Cara Keren Menghentikan Manipulasi Gaslighter: Terapkan 9 Strategi Agar Terbebas dari Gaslighting
Salah satu hal yang paling menjengkelkan saat menghadapi seorang narsistik yang suka gaslighting adalah kemampuan mereka untuk memutarbalikkan fakta dan kebenaran sesuai pandangannya.
Untuk mengatasi situasi itu, penting untuk tetap fokus pada fakta, dan tidak membiarkan orang narsistik mengendalikan narasi. Oleh karena itu, coba katakan "Lebih baik kita fokus pada fakta saja".
Dengan mengatakan hal ini, kita bisa mengalihkan fokus kembali ke realitas objektif dan tidak terjebak dengan permainan logika yang mereka buat.
Tindakan ini merupakan cara ampuh untuk melawan upaya gaslighting yang mereka lakukan. Hal tersebut juga membuat orang narsistik sadar bahwa kita tidak akan membiarkannya memanipulasi situasi semaunya.
Baca Juga: Tanda Anda Jadi Korban Gaslighting Manipulator: Perhatikan 10 Dinamika Manipulatif Berikut Ini
Seorang narsistik sering kali menganggap pendapatnya sebagai kebenaran mutlak, dan cenderung mengabaikan perspektif lain. Hal ini kemudian sering membuat orang lain merasa tidak dihargai atau tidak didengarkan.
Untuk mengatasi problem ini, coba katakan " Saya memahami perspektif Anda, Tetapi..". Kalimat ini bisa menjadi cara efektif untuk menghadapi orang narsistik, karena frasa ini menegaskan bahwa Anda mengakui perspektif mereka hanya sebagai pendapat, bukan suatu kebenaran mutlak.
Selain itu, dilansir dari Global English Editing, terdapat sebuah penelitian dalam Journal of Personality and Social Psychology yang menemukan fakta bahwa sekadar mengakui adanya pendapat yang berbeda dapat mengurangi sikap defensif dan mendorong percakapan yang lebih konstruktif.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
