Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 15 Januari 2025 | 21.00 WIB

9 Tanda Teman Kamu Sebenarnya Frenemy Menurut Psikologi, Salah Satunya Suka Bergosip!

Ilustrasi seorang teman yang sebenarnya frenemy. (Freepik). - Image

Ilustrasi seorang teman yang sebenarnya frenemy. (Freepik).

JawaPos.com - Setiap orang pasti menginginkan teman sejati, yang selalu mendukung, menghargai, dan mencintai mereka. Namun, terkadang kita bisa terjebak dalam hubungan dengan teman yang sebenarnya adalah frenemy, seseorang yang berpura-pura menjadi teman, tetapi memiliki niat buruk di baliknya.

Istilah ini menggambarkan seseorang yang tampaknya bersikap ramah dan mendukung, tetapi sebenarnya tindakannya merugikan kita. Seperti halnya hubungan toxic, hubungan dengan frenemy bisa memicu rasa ragu diri, kecemasan, dan stres.

Perilaku ini bisa jadi sulit dikenali pada awalnya, karena mereka sering menunjukkan dua sisi yang bertolak belakang, bersikap ramah tetapi memiliki niat tersembunyi yang merusak.

Dilansir dari Geediting pada Rabu (15/1), berikut 9 tanda psikologis yang bisa membantu kamu mengenali apakah teman kamu benar-benar seorang frenemy.

1. Mereka Terlalu Kompetitif

Kompetisi memang bisa menjadi hal yang positif, tetapi dalam persahabatan, hal ini bisa menjadi masalah. Teman yang ternyata frenemy cenderung selalu ingin mengalahkanmu atau meremehkan pencapaianmu. Mereka mungkin memiliki cerita yang lebih hebat, nilai yang lebih baik, atau bahkan gaun yang lebih menarik untuk dikenakan di pesta.

Alih-alih merayakan keberhasilanmu, mereka cenderung mengecilkan prestasimu atau bahkan mengabaikannya sama sekali. Persahabatan sejati seharusnya mendukung, bukan menjatuhkan satu sama lain demi keuntungan pribadi.

2. Mereka Terkadang Menunjukkan Perilaku Pasif-Agresif

Teman yang seorang frenemy seringkali tidak mengungkapkan perasaan negatif mereka secara langsung, melainkan dengan cara yang terselubung. Misalnya, mereka memberikan pujian yang tampaknya baik, tetapi sebenarnya merupakan kritik, seperti "Saya berharap bisa santai bekerja seperti kamu," yang sebenarnya merendahkan etos kerjamu.

Atau mereka bisa saja sengaja mengabaikanmu dengan tidak mengundangmu ke acara tertentu atau lupa menyertakanmu dalam perencanaan, yang lama-lama bisa merusak rasa percaya dirimu.

3. Mereka Terlalu Baik

Menjadi baik memang hal yang bagus, tetapi kalau teman kamu terlalu baik tanpa alasan yang jelas, bisa jadi itu adalah taktik manipulasi. Mereka memberi banyak hadiah atau melakukan kebaikan besar, tetapi tujuannya adalah agar kamu merasa berutang atau terus dekat dengan mereka.

Jika kamu merasa seperti selalu berada dalam posisi untuk membalas kebaikan mereka, mungkin ada motif tersembunyi di balik sikap mereka. Teman sejati bersikap baik tanpa agenda tersembunyi.

4. Mereka Tidak Ada Saat Kamu Membutuhkan

Ketika kamu mengalami masa sulit, teman sejati akan ada untuk memberikan dukungan. Mereka siap mendengarkan, memberi semangat, dan menenangkan hatimu. Namun, teman yang frenemy cenderung menghilang atau bahkan mengabaikanmu di saat-saat sulit.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore