
konsultasikan kepada psikiatri apabila Anda atau orang terdekat Anda mengalami sebuah fobia yang ekstrem. (sumber: pinterest/Arpita)
JawaPos.com – Fobia adalah perasaan takut dan cemas yang berlebihan terhadap suatu hal atau situasi tertentu. Kondisi ini biasanya mulai muncul pada masa kanak-kanak atau remaja, dan dapat berlanjut hingga dewasa.
Ada berbagai penjelasan mengapa fobia bisa berkembang. Biasanya, fobia dipicu atas kejadian tertentu. Seperti pengalaman traumatis, peristiwa menakutkan, atau situasi yang tidak menyenangkan.
Menurut The National Institute of Mental Health yang dikutip dari laman Verywell Mind (14/1), fobia termasuk salah satu gangguan kejiwaan yang paling umum dialami oleh orang dewasa di Amerika Serikat.
Setiap tahunnya, fobia memengaruhi sekitar 9,1 persen orang dewasa di Amerika Serikat dan lebih sering dialami oleh perempuan dibandingkan laki-laki.
Berikut adalah beberapa jenis fobia yang paling umum dialami beserta karakteristiknya:
Arachnophobia adalah ketakutan yang intens terhadap laba-laba dan hewan arachnid lainnya, seperti kalajengking.
Fobia ini dapat menyebabkan reaksi berlebihan, seperti panik atau menghindari tempat-tempat di mana laba-laba mungkin muncul, bahkan jika hewan tersebut tidak berbahaya.
Ophidiophobia adalah ketakutan yang berlebihan terhadap ular. Fobia ini sering dikaitkan dengan pandangan bahwa ular adalah makhluk berbahaya, meskipun sebagian besar ular sebenarnya tidak beracun.
Acrophobia adalah ketakutan ekstrem terhadap ketinggian. Penderita sering merasa cemas atau panik saat berada di tempat tinggi, seperti di gedung bertingkat atau jembatan.
Aerophobia adalah ketakutan yang intens terhadap aktivitas terbang, baik menggunakan pesawat maupun alat transportasi udara lainnya.
Cynophobia adalah ketakutan berlebihan terhadap anjing. Fobia ini sering kali berkembang karena pengalaman traumatis dengan anjing di masa lalu.
Astraphobia adalah ketakutan ekstrem terhadap petir dan guntur. Suara keras atau kilatan cahaya dari badai dapat memicu kecemasan yang intens pada penderita.
Trypanophobia adalah ketakutan berlebihan terhadap jarum suntik atau prosedur medis yang melibatkan suntikan.
Fobia ini sering memengaruhi orang yang enggan menjalani perawatan kesehatan, meskipun prosedur tersebut penting untuk kesehatan mereka.
Social phobia adalah ketakutan yang intens terhadap situasi sosial di mana seseorang merasa diawasi atau dihakimi oleh orang lain.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
