
Orang yang Terlalu baik. (freepik.com)
JawaPos.com - Menjadi orang baik adalah hal yang luar biasa. Sifat ini membuat Anda lebih mudah diterima dalam berbagai lingkungan dan sering menjadi teman yang diandalkan. Namun, apa jadinya jika Anda kerap dianggap sebagai orang yang terlalu baik?
Istilah ini sering disematkan pada seseorang yang terkesan selalu menomorsatukan kebutuhan orang lain hingga melupakan diri sendiri. Tanpa disadari, anggapan tersebut bisa muncul dari frasa-frasa tertentu yang sering Anda ucapkan, yang justru mencerminkan perasaan rendah diri atau insecure.
Dilansir dari laman Geediting.com pada Selasa (14/1) mari kita bahas tujuh frasa yang sering mencerminkan kebiasaan tersebut.
1. "Saya tidak keberatan"
Kalimat ini terdengar sederhana dan sopan, tetapi jika terlalu sering diucapkan, bisa jadi menunjukkan bahwa Anda sulit berkata "tidak". Padahal, tidak ada salahnya menolak sesuatu yang tidak sesuai dengan kebutuhan pribadi atau keterbatasan waktu Anda.
Ketika Anda terus-menerus mengabaikan diri sendiri demi menyenangkan orang lain, Anda secara tidak langsung menempatkan kebutuhan Anda di urutan terakhir. Lain kali, sebelum mengatakan "saya tidak keberatan", tanyakan pada diri sendiri: apakah ini sesuatu yang benar-benar ingin saya lakukan?
2. "Itu bukan masalah besar"
Anda mungkin berpikir bahwa mengecilkan masalah akan membuat Anda terlihat santai dan tidak terlalu menuntut. Namun, terlalu sering mengatakan ini justru bisa mengabaikan perasaan Anda sendiri.
Jika sesuatu memang menjadi masalah besar, penting untuk mengomunikasikannya dengan jelas. Jangan takut dianggap mengeluh, karena setiap orang berhak untuk menyampaikan apa yang dirasakannya.
3. "Maaf mengganggu Anda"
Ini adalah frasa yang sering digunakan saat meminta bantuan atau perhatian, tetapi sebenarnya bisa menyiratkan rasa tidak percaya diri. Dengan mengatakan "maaf mengganggu Anda", Anda seolah-olah merasa bahwa kebutuhan atau pertanyaan Anda tidak penting.
Padahal, meminta sesuatu bukanlah gangguan jika dilakukan dengan cara yang sopan. Terlalu sering meminta maaf dalam situasi yang tidak diperlukan dapat menurunkan harga diri Anda di mata orang lain.
4. "Saya selalu ada untuk Anda"
Berada di sisi seseorang adalah hal yang indah, tetapi selalu mengutamakan orang lain tanpa memikirkan kebutuhan Anda sendiri bisa menjadi jebakan. Ketika Anda terus-menerus mengatakan "saya selalu ada untuk Anda", Anda berisiko mengabaikan waktu dan energi Anda sendiri.
Sebagai gantinya, coba gunakan frasa seperti "saya ada untuk Anda saat saya bisa" untuk menetapkan batasan yang sehat. Ini bukan hanya tentang menjaga diri sendiri, tetapi juga tentang memberikan dukungan yang lebih tulus dan realistis.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
