Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Mei 2026 | 02.05 WIB

Jika 7 Tipe Orang Ini Masih Ada dalam Hidup Anda, Menurut Psikologi Anda Terlalu Baik untuk Diri Anda Sendiri

seseorang yang terlalu baik untuk dirinya sendiri. (Magnific/freepik) - Image

seseorang yang terlalu baik untuk dirinya sendiri. (Magnific/freepik)

JawaPos.com - Menjadi orang yang baik adalah kualitas yang sering dipuji. Kita diajarkan sejak kecil untuk membantu orang lain, bersikap ramah, dan mengutamakan kepentingan bersama. Namun, psikologi modern menunjukkan bahwa “terlalu baik” justru bisa menjadi bumerang. Ketika kebaikan tidak disertai batasan yang sehat, seseorang bisa dimanfaatkan, kelelahan secara emosional, bahkan kehilangan jati dirinya sendiri.

Salah satu tanda paling jelas bahwa Anda terlalu baik untuk kebaikan Anda sendiri adalah ketika Anda terus mempertahankan hubungan dengan orang-orang yang sebenarnya merugikan Anda.

Dilansir dari Expert Editor, terdapat tujuh tipe orang yang, jika masih ada dalam hidup Anda, mungkin menjadi indikasi bahwa Anda perlu mulai menetapkan batasan.

1. Si Pengambil Tanpa Memberi (The Taker)

Tipe ini selalu hadir saat mereka membutuhkan sesuatu, tetapi menghilang ketika Anda membutuhkan bantuan. Hubungan terasa satu arah—Anda memberi waktu, tenaga, bahkan emosi, sementara mereka hanya menerima.

Dalam psikologi, hubungan seperti ini disebut imbalanced relationship. Jika Anda terus membiarkannya, Anda berisiko mengalami kelelahan emosional karena energi Anda terus terkuras tanpa pengisian kembali.

Tanda utama:

Mereka jarang bertanya tentang keadaan Anda
Anda merasa “wajib” membantu mereka
Tidak ada timbal balik yang seimbang
2. Si Manipulator Emosional

Orang ini ahli memainkan perasaan Anda. Mereka mungkin menggunakan rasa bersalah, drama, atau bahkan air mata untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan.

Psikologi menyebut perilaku ini sebagai emotional manipulation, yang sering membuat korban merasa bersalah meskipun mereka tidak melakukan kesalahan apa pun.

Contoh:

“Kalau kamu benar-benar peduli, kamu pasti melakukan ini.”
Membuat Anda merasa egois ketika mengatakan “tidak”
3. Si Pengkritik Tanpa Henti

Kritik memang penting untuk berkembang, tetapi tipe ini tidak pernah memberikan apresiasi. Apa pun yang Anda lakukan selalu kurang di mata mereka.

Jika Anda tetap mempertahankan hubungan seperti ini, harga diri Anda bisa perlahan terkikis.

Efek psikologis:

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore