
Ilustrasi sebuah keluarga sedang melakukan cinema therapy/ terapi film (Joseph Pearson /Unsplash)
JawaPos.com - Sepertinya hampir semua orang suka menonton film sebagai hiburan yang menyegarkan pikiran.
Tanpa kita sadari, ternyata manfaat menonton film itu tidak hanya sekadar hiburan saja loh.
Bahkan film juga manjur digunakan sebagai sarana healing atau terapi mental yang disebut dengan Cinema Therapy.
Apa sih Cinema Therapy itu?
Cinema Therapy atau terapi film, adalah sebuah metode terapi yang menggunakan film yang relevan sebagai medianya.
Dilansir dari Good Therapy, istilah tersebut pertama kali muncul pada tahun 1990 yang diprakarsai oleh L. Berg-Cross (Profesor Psikologi dari Universitas Howard), P. Jennings (Asisten Profesor Psikologi, Universitas Howard), dan R. Baruch (Presiden Institute for Mental Health Initiatives, Washington, DC).
Pasien akan diminta untuk menonton sebuah film yang sudah dipilihkan. Sebelumnya, terapis akan memberikan pemahaman kepada pasien untuk mengenali dan mengeksplorasi reaksi yang muncul pada saat menonton film.
Nantinya reaksi tersebut akan dibahas di sesi terapi selanjutnya, dimana pasien diajak merefleksikan apa yang ia lihat, dengar, dan rasakan saat sesi menonton, sekaligus berdiskusi, untuk membantu pasien mencari titik cerah dari permasalahan yang dialami.
Metode ini tak hanya dapat diterapkan untuk terapi secara individu loh, tapi juga bermanfaat untuk konseling keluarga atau pasangan. Berikut manfaat dari terapi film dalam konseling:
Membantu kita mengenali dan memahami berbagai macam emosi/perasaan.
Cerita dan peristiwa yang dialami tokoh dalam film, selalu bisa membuat kita ikut merasakan situasi yang terjadi dalam cerita. Tidak heran jika kita bisa tiba-tiba menangis, tertawa, takut, kesal, atau bahkan terharu saat menonton. Bagi beberapa orang, perasaan itu bisa saja terbawa hingga seusai menonton.
Menginspirasi, membuat kita membuka mata dan menemukan solusi dari masalah
Terkadang keadaan yang digambarkan dalam film, sesuai dengan apa yang kita alami. Ketika tokoh bisa berhasil dari masalah yang serupa dengan apa yang kita alami, maka kita juga juga akan tersugesti untuk bisa melihat lebih jauh dan menemukan solusi dari permasalahan yang ada.
Membantu diri agar makin sadar dan terbuka soal karakter diri serta apa yang telah terjadi
Terkadang, kita sulit untuk mengungkapkan perasaan, terutama saat kita sedang menghadapi sebuah permasalahan. Menonton film dapat membantu kita mengenal perasaan dan karakter kita lebih dalam.
Dengan begitu, kita bisa lebih sadar dan terbuka untuk mengungkapkan perasaan kita, sehingga orang lain/terapis bisa membantu kita menguraikan masalah dan mencari jalan keluar yang terbaik.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
