
Ilustrasi pria menangis saat menonton film. (Freepik/DC Studio)
JawaPos.com – Melihat seorang pria menitikkan air mata saat menyaksikan adegan mengharukan di film masih sering dipandang sebagai tanda kelembutan atau bahkan kelemahan oleh sebagian orang. Padahal, berbagai penelitian justru menunjukkan pandangan yang berbeda.
Dalam kajian psikologi, kebiasaan tersentuh hingga menangis saat menonton film sering dikaitkan dengan tingkat kecerdasan emosional (EQ) yang baik. Reaksi tersebut dapat mencerminkan kemampuan seseorang dalam memahami emosi, memiliki empati terhadap orang lain, serta mengelola perasaannya secara sehat.
Artinya, pria yang terlihat emosional saat menyaksikan film sedih belum tentu menunjukkan kelemahan. Sebaliknya, respons itu bisa menjadi gambaran bahwa ia memiliki kemampuan yang lebih baik dalam mengenali dan mengelola emosi, baik miliknya sendiri maupun orang di sekitarnya.
Dirangkum dari laman geediting.com, berikut delapan karakter yang menurut psikologi kerap ditemukan pada pria yang mudah menitikkan air mata saat menonton film yang menguras emosi.
1. Mereka merasakan perasaan orang lain
Saat melihat adegan anjingnya mati atau sepasang kekasih ketinggalan kereta, pria-pria ini tidak hanya memahami kesedihan karakter tersebut, mereka merasakannya dalam hati.
Studi tentang 'transportasi' naratif menunjukkan bahwa semakin dalam Anda tertarik pada sebuah cerita, semakin kuat respons empati Anda dan semakin tinggi skor Anda pada tes EQ standar.
Itulah sebabnya peneliti seperti ahli saraf Paul Zak menemukan lonjakan empati yang lebih besar (diukur melalui pelepasan oksitosin) pada pemirsa yang menangis dibandingkan pada mereka yang tidak menangis.
2. Mereka merasa keren saat menjadi rentan
Menangis di depan umum berarti melepaskan perisai emosional, sesuatu yang dihindari banyak pria dengan segala cara.
Penelitian kerentanan yang dilakukan Brené Brown menunjukkan bahwa orang yang bersedia mengambil risiko menangis membangun hubungan yang lebih dalam dan bangkit kembali lebih cepat dari rasa malu.
Pada pria, kemauan itu merupakan tanda kuat kepercayaan diri, bukan kelemahan.
3. Mereka membiarkan perasaan mengalir melalui diri mereka, tidak menumpuk di dalam diri mereka
Studi pengaturan emosi oleh James Gross dan Oliver John menemukan bahwa orang yang mengekspresikan emosi (alih-alih menekannya) menikmati suasana hati yang lebih baik, stres yang lebih rendah, dan hubungan yang lebih dekat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
