
Ilustrasi perantau yang mengalami homesick. (Freepik)
JawaPos.com – Mengatasi rasa rindu rumah memerlukan kemampuan untuk menemukan keseimbangan. Antara menjaga hubungan dengan kenangan dan hal-hal dari masa lalu, serta menyesuaikan diri dengan lingkungan atau pengalaman baru yang kamu hadapi.
Proses dalam mengatasi perasaan ini tidaklah instan. Sebab, pemulihan dari rasa rindu rumah membutuhkan waktu dan usaha guna menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut.
Merangkum choosingtherapy.com, berikut beberapa cara mengatasi homesick bagi anak rantau agar lebih betah jauh dari keluarga.
Rasa rindu rumah dapat memunculkan berbagai emosi, seperti kesedihan, kekhawatiran, dan kemarahan yang semuanya merupakan reaksi wajar.
Seringkali, perasaan tersebut diperburuk oleh tekanan yang muncul akibat penolakan terhadap perasaan kita, dibandingkan menerima perasaan tersebut dengan lapang dada.
Daripada menghakimi diri sendiri sebab merasa rindu rumah, kamu harus mengingat bahwa perasaan tersebut adalah hal yang normal dan, lama kelamaan perasaan ini akan mereda.
Dalam membantu mengelola perasaan tersebut, latihan kesadaran dan meditasi dapat menjadi cara yang efektif guna melatih penerimaan diri dan meningkatkan toleransi terhadap emosi yang sulit dihadapi.
Setelah kamu memberi diri izin untuk merasakan dan mengungkapkan perasaan, langkah berikutnya adalah mencari cara menghadapinya.
Beberapa orang mungkin memilih kegiatan kreatif seperti seni, menulis, atau menari, sementara yang lain lebih tertarik pada aktivitas fisik seperti olahraga atau berpartisipasi dalam olahraga tim.
Beberapa orang lebih memilih bersosialisasi, sementara yang lain memilih menghabiskan waktu sendiri guna mengatasi perasaan negatif. Pilihlah cara yang paling sesuai bagimu.
Ketika perasaan negatif muncul, rasa tidak termotivasi bisa membuatmu enggan melakukan hal yang bermanfaat. Cobalah mendorong dirimu melakukan sesuatu yang positif, meski hanya untuk beberapa menit.
Keluar dari zona nyaman merupakan langkah penting dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Meskipun terasa menakutkan, hal ini sangat penting bagi perkembanganmu.
Cobalah untuk mencari tempat, kegiatan, atau kelompok yang sesuai dengan minatmu, atau lakukan hal-hal yang kamu nikmati di rumah lamamu.
Membangun kebiasaan dengan lingkungan baru akan membuatmu merasa lebih nyaman. Hagedorn mencatat bahwa banyak mahasiswa internasional yang tinggal jauh dari rumah dan menghadapi rasa rindu rumah.
Namun, mereka yang sukses adalah yang mampu menginvestasikan diri dalam kehidupan baru mereka, dengan bertemu orang baru dan terlibat dalam berbagai kegiatan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
