
Ilustrasi anak perempuan yang sombong. (Freepik)
JawaPos.com - Sebagai orang tua, kita seringkali memiliki niat terbaik untuk anak-anak kita. Namun, tanpa disadari, ada perilaku orang tua yang bisa berdampak negatif pada perkembangan mereka.
Pola parenting tertentu yang kita terapkan mungkin membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang manja dan memiliki rasa berhak yang berlebihan.
Dilansir dari laman Small Business Bonfire pada Sabtu (4/1), kita akan membahas tujuh perilaku tersebut berdasarkan sudut pandang psikologi.
1. Terlalu Memanjakan dengan Materi
Salah satu kesalahan umum yang dilakukan orang tua adalah terlalu memanjakan anak dengan barang-barang materi. Dalam keinginan untuk memberikan yang terbaik, orang tua sering kali tanpa sadar menuruti semua keinginan anak, mulai dari mainan terbaru hingga gadget mahal.
Anak yang terus-menerus mendapatkan apa yang mereka inginkan tanpa usaha cenderung mengembangkan sikap berhak. Mereka mulai menganggap barang-barang tersebut sebagai sesuatu yang wajar diterima, bukan hak istimewa.
Akibatnya, mereka tumbuh menjadi pribadi yang kurang menghargai apa yang dimiliki dan sulit memahami bahwa kebahagiaan tidak melulu soal kepemilikan materi.
2. Menghindari Kritik yang Membangun
Banyak orang tua merasa tidak nyaman memberikan kritik kepada anak mereka karena takut melukai perasaan atau membuat mereka kecewa. Padahal, kritik yang membangun sangat penting untuk membantu anak memahami kesalahan mereka dan belajar memperbaikinya.
Tanpa kritik, anak tidak akan belajar menghadapi kenyataan hidup di mana umpan balik adalah hal yang wajar. Pola parenting seperti ini justru membuat anak tumbuh menjadi pribadi yang sulit menerima masukan dari orang lain dan rentan merasa dirinya selalu benar.
3. Gagal Menetapkan Batasan
Batasan adalah bagian penting dari pola asuh yang sehat. Namun, sebagian orang tua cenderung ragu menetapkan aturan yang tegas karena khawatir akan dianggap terlalu keras. Ketika anak tumbuh tanpa batasan yang jelas, mereka mulai percaya bahwa dunia akan selalu memenuhi keinginan mereka.
Hal ini dapat menyebabkan anak yang manja sulit memahami bahwa mereka harus menghormati hak dan kebutuhan orang lain. Lebih buruk lagi, mereka mungkin tumbuh dengan pola pikir bahwa dunia berputar di sekitar mereka.
4. Selalu Menyelesaikan Masalah Anak
Perilaku orang tua yang sering turun tangan untuk menyelesaikan setiap masalah anak, meskipun bertujuan baik, justru berdampak buruk. Anak menjadi terlalu bergantung pada orang tua dan merasa tidak perlu berusaha menyelesaikan masalah sendiri.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
