
Ilustrasi seseorang yang sikapnya membuat dia tampak kurang mudah didekati. (Freepik)
JawaPos.com – Ada batasan tipis antara terlihat pendiam dan tampak tidak bisa didekati. Seringkali tanpa sadar kita memasang penghalang yang membuat kita tampak kurang ramah, meskipun sebenarnya tidak.
Ini adalah sinyal halus yang dikirimkan, yang secara tidak sadar memberi tahu orang lain untuk menjaga jarak. Bahasa tubuh, nada suara, bahkan ekspresi yang ditunjukkan tanpa sadar dapat membuat orang menjauh.
Bagian tersulitnya adalah kita sering kali tidak menyadari telah melakukan hal tersebut. Dilansir dari Geediting, terdapat delapan hal yang tanpa sadar membuat orang tampak kurang mudah didekati daripada yang sebenarnya.
1. Selalu terburu-buru
Kita semua menjalani kehidupan yang sibuk, terburu-buru dari satu tugas ke tugas lainnya. Namun bila kamu selalu dalam keadaan terburu-buru, kamu mungkin tampak kurang mudah didekati.
Misalnya ketika kamu sedang sibuk mengecek ponsel, berjalan cepat, atau terus-menerus melirik jam tangan. Ini mengirimkan sinyal bahwa kamu terlalu sibuk untuk melakukan apapun lainnya.
Ini bukan hanya tentang kecepatan fisik. Bahkan jika kamu sedang duduk diam atau tampak sibuk secara mental atau stres, hal itu dapat menimbulkan efek yang sama.
Ingat, pendekatan ini bukan hanya tentang kehadiran fisik. Ini tentang ketersediaan mental dan keterbukaan untuk berinteraksi juga.
2. Kurangnya kontak mata
Kontak mata bisa jadi hal yang sulit dilakukan dengan benar. Bila kamu tidak melakukan kontak mata dengan orang lain, hal itu dapat menunjukkan bahwa kamu tidak tertarik pada mereka atau apa yang mereka katakan.
Hal itu dapat membuat orang lain merasa bahwa kamu tidak peduli atau menjaga jarak. Namun di sisi lain, terlalu banyak kontak mata dapat menimbulkan kesan mengintimidasi atau agresif. Kuncinya adalah menemukan keseimbangan.
Saat seseorang berbicara, cobalah untuk mempertahankan kontak mata yang tenang dan rileks. Tunjukkan bahwa kamu mendengarkan dengan saksama dan terlibat dalam percakapan.
3. Bahasa tubuh yang tertutup
Bahasa tubuh merupakan bentuk komunikasi non-verbal yang ampuh. Saat kita menyilangkan lengan, membungkuk, atau memalingkan tubuh dari seseorang, hal itu mengirimkan pesan yang jelas: "Saya tidak mau berinteraksi".
Bahasa tubuh yang tertutup dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman atau ditolak. Itulah mengapa penting untuk menyadari bagaimana kamu menampilkan diri secara fisik.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
