Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 4 Januari 2025 | 23.30 WIB

Bukan Karena Pendiam, Ini 8 Hal yang Dilakukan Orang yang Tanpa Sadar Membuat Mereka Terlihat Tidak Mudah Didekati

Ilustrasi seseorang yang sikapnya membuat dia tampak kurang mudah didekati. (Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang sikapnya membuat dia tampak kurang mudah didekati. (Freepik)

JawaPos.com – Ada batasan tipis antara terlihat pendiam dan tampak tidak bisa didekati. Seringkali tanpa sadar kita memasang penghalang yang membuat kita tampak kurang ramah, meskipun sebenarnya tidak.

Ini adalah sinyal halus yang dikirimkan, yang secara tidak sadar memberi tahu orang lain untuk menjaga jarak. Bahasa tubuh, nada suara, bahkan ekspresi yang ditunjukkan tanpa sadar dapat membuat orang menjauh.

Bagian tersulitnya adalah kita sering kali tidak menyadari telah melakukan hal tersebut. Dilansir dari Geediting, terdapat delapan hal yang tanpa sadar membuat orang tampak kurang mudah didekati daripada yang sebenarnya.

1. Selalu terburu-buru

Kita semua menjalani kehidupan yang sibuk, terburu-buru dari satu tugas ke tugas lainnya. Namun bila kamu selalu dalam keadaan terburu-buru, kamu mungkin tampak kurang mudah didekati.

Misalnya ketika kamu sedang sibuk mengecek ponsel, berjalan cepat, atau terus-menerus melirik jam tangan. Ini mengirimkan sinyal bahwa kamu terlalu sibuk untuk melakukan apapun lainnya.

Ini bukan hanya tentang kecepatan fisik. Bahkan jika kamu sedang duduk diam atau tampak sibuk secara mental atau stres, hal itu dapat menimbulkan efek yang sama.

Ingat, pendekatan ini bukan hanya tentang kehadiran fisik. Ini tentang ketersediaan mental dan keterbukaan untuk berinteraksi juga.

2. Kurangnya kontak mata

Kontak mata bisa jadi hal yang sulit dilakukan dengan benar. Bila kamu tidak melakukan kontak mata dengan orang lain, hal itu dapat menunjukkan bahwa kamu tidak tertarik pada mereka atau apa yang mereka katakan.

Hal itu dapat membuat orang lain merasa bahwa kamu tidak peduli atau menjaga jarak. Namun di sisi lain, terlalu banyak kontak mata dapat menimbulkan kesan mengintimidasi atau agresif. Kuncinya adalah menemukan keseimbangan.

Saat seseorang berbicara, cobalah untuk mempertahankan kontak mata yang tenang dan rileks. Tunjukkan bahwa kamu mendengarkan dengan saksama dan terlibat dalam percakapan.

3. Bahasa tubuh yang tertutup

Bahasa tubuh merupakan bentuk komunikasi non-verbal yang ampuh. Saat kita menyilangkan lengan, membungkuk, atau memalingkan tubuh dari seseorang, hal itu mengirimkan pesan yang jelas: "Saya tidak mau berinteraksi".

Bahasa tubuh yang tertutup dapat membuat orang lain merasa tidak nyaman atau ditolak. Itulah mengapa penting untuk menyadari bagaimana kamu menampilkan diri secara fisik.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore