
Ilustrasi orang menggunakan social media. (Freepik)
JawaPos.com – Sebagai orang yang hidup di era digital saat ini sangat penting untuk merasa terhubung, dipahami, serta dihargai. Perasaan ini sering kali muncul dari keterlibatan media sosial.
Di sisi lain, terdapat seseorang yang selalu memiliki kebutuhan yang tak terpuaskan untuk berbagi banyak cerita di media sosial secara setiap hari.
Platform media sosial seperti jendela kehidupan bagi banyak orang, dan seseorang yang suka mengunggah cerita atau lebih dalam sehari mungkin mengekspresikan ciri-ciri kepribadian tertentu melalui pembaruannya yang konstan.
Dilansir dari laman Geediting, Berikut 5 alasan seseorang suka membagikan cerita atau kerap curhat di dalam media social.
1. Mencari validasi
Keinginan untuk mencari sebuah validasi tidak selalu merupakan sifat negatif. Kita semua ingin merasa dihargai dan diapresiasi. Namun bila menyangkut individu yang sering mengunggah aktivitas di media sosial, kebutuhan untuk validasi ini mungkin menjadi lebih besar.
Seringkali, orang-orang ini menggunakan media sosial sebagai platform untuk mendapatkan persetujuan dan validasi dari teman-temannya.
Mengunggah setidaknya tiga story atau lebih sehari memungkinkan mereka untuk terus mencari masukan dan persetujuan, yang pada gilirannya, meningkatkan harga diri mereka.
Dalam beberapa kasus, mereka bahkan mungkin menghapus postingan yang tidak berkinerja baik atau mengedit foto mereka secara berlebihan untuk menampilkan gambar yang lebih sempurna.
Perilaku ini dapat menjadi indikasi kebutuhan mendalam untuk mendapatkan validasi dan persetujuan dari orang lain.
2. Membutuhkan interaksi sosial yang tinggi
Interaksi sosial merupakan kebutuhan dasar manusia. Namun, orang-orang yang secara teratur mengunggah banyak cerita di media sosial setiap hari mungkin menunjukkan keinginan yang tinggi untuk berinteraksi dengan orang lain.
Orang-orang seperti inilah yang sering kali memulai percakapan, mengomentari unggahan orang lain, dan terus-menerus memperbarui status mereka. Mereka berkembang melalui interaksi yang mereka dapatkan dari pengikut dan komunitas daring.
Postingan mereka yang sering dilakukan berfungsi sebagai pembuka percakapan, mengundang audiens untuk berinteraksi dengan mereka.
Baik itu berbagi pengalaman baru yang telah mereka coba, rutinitas latihan, atau bahkan pemikiran mereka tentang topik yang sedang tren, unggahan mereka sering kali mendorong keterlibatan sosial.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
