Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 Desember 2024 | 22.32 WIB

Pasangan yang Tidak Pernah Pamer Kemesraan di Depan Publik Biasanya Memiliki 8 Tanda Ini Menurut Psikologi

Potret pasangan bahagia.(Unsplash.com/ScottBroome) - Image

Potret pasangan bahagia.(Unsplash.com/ScottBroome)

JawaPos.com - Sering kali kita tergiur dengan pasangan yang pamer kemesraan di depan publik termasuk di media sosial, mereka terlihat ideal dan harmonis sehingga dijuluki dengan "couple goals".

Dikutip dari laman Hello Sehat, pasangan yang suka pamer kemesraan di depan publik biasanya butuh pengakuan dari para pengikut di media sosial atau masyarakat langsung.

Namun menurut sebuah penelitian mengungkapkan bahwa pasangan yang benar-benar bahagia tidak perlu pengakuan dari media sosial atau masyarakat langsung. Sehingga mereka tidak perlu memperlihatkan pasangan satu sama lain untuk membuktikan pada dunia kalau mereka bahagia.

Dilansir dari laman Baseline Mag pada (28/12), pasangan yang tidak pernah pamer kemesraan di depan publik biasanya memiliki 8 tanda ini menurut psikologi.

1. Sangat menghargai privasi

Pasangan ini sering kali sangat menghargai privasi mereka. Bukan karena tidak sedang jatuh cinta atau tidak menikmati kasih sayang, hanya saja beberapa hal lebih baik disimpan di balik pintu tertutup.

Pertunjukan kasih sayang di depan umum ini mungkin terasa tidak nyaman atau bahkan mengganggu bagi mereka. Mereka mungkin melihatnya sebagai momen pribadi yang tidak perlu dibagikan kepada dunia.

2. Keterampilan komunikasi yang kuat

Daripada mengandalkan kasih sayang fisik untuk menyampaikan perasaannya, mereka mungkin lebih mengandalkan isyarat verbal dan non-verbal. Ini bisa berarti percakapan yang lebih bermakna, melakukan kontak mata yang mendalam, atau menggunakan gerakan bijaksana untuk mengekspresikan cinta dan komitmen.

Mereka memahami pentingnya kata-kata dan tindakan dalam suatu hubungan, sehingga cinta mereka tidak hanya sebatas kulit. Mereka terhubung pada tingkat yang lebih dalam yang melampaui kebutuhan akan pengakuan publik melalui kasih sayang fisik.

Ini tidak berarti mereka tidak terikat secara emosional atau pemalu. Mereka hanya lebih suka mengekspresikan emosinya dengan cara yang lebih halus, tapi sangat mendalam, lebih dari sekadar cara fisik.

3. Kurangnya perbandingan sosial

Pasangan yang menahan diri untuk tidak memperlihatkan kemesraan di depan umum seringkali kurang terpengaruh oleh perbandingan sosial. Sebagai manusia, kita memiliki kecenderungan alami untuk membandingkan hubungan kita dengan orang lain, yang terkadang dapat menimbulkan ketidakpuasan atau rasa tidak aman.

Tapi, pasangan yang merahasiakan kasih sayang mereka cenderung tidak terlibat dalam permainan perbandingan ini. Kurangnya perbandingan sosial ini mengarah pada hubungan yang lebih sehat dan otentik karena mereka tidak terus-menerus berusaha memenuhi harapan atau norma masyarakat.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore