
ilustrasi seseorang yang tidak pernah mendapat banyak like di media sosial. (freepik)
JawaPos.com - Media sosial telah menjadi bagian penting dari kehidupan modern, tempat di mana orang-orang berbagi momen, pemikiran, dan perasaan mereka.
Namun, tidak semua orang mendapatkan perhatian atau pengakuan berupa "like" yang melimpah di platform seperti Instagram, Facebook, atau TikTok.
Dilansir dari Geediting pada Jumat (27/12), ada beberapa pola perilaku online yang dapat menjelaskan mengapa seseorang mungkin kesulitan mendapatkan banyak interaksi di media sosial. Berikut adalah delapan perilaku tersebut:
1. Terlalu Fokus pada Diri Sendiri
Beberapa orang cenderung menggunakan media sosial hanya untuk membicarakan diri mereka sendiri, tanpa melibatkan audiens.
Psikologi sosial menunjukkan bahwa hubungan yang sehat melibatkan pertukaran timbal balik.
Jika konten hanya berpusat pada pencapaian pribadi tanpa memberi nilai atau manfaat bagi orang lain, audiens cenderung kehilangan minat.
Sebaliknya, konten yang memberikan informasi, hiburan, atau inspirasi lebih mungkin menarik perhatian.
2. Kurangnya Konsistensi dalam Posting
Algoritma media sosial cenderung mengutamakan akun yang aktif dan konsisten.
Orang yang jarang memposting atau memiliki jeda waktu yang terlalu lama antara unggahan sering kali kehilangan peluang untuk menjangkau audiens yang lebih luas.
Menurut teori habit formation, konsistensi membantu menciptakan kebiasaan di kalangan audiens untuk berinteraksi dengan akun tertentu.
3. Menggunakan Bahasa Negatif atau Kritik Berlebihan
Konten yang terlalu sering bersifat negatif, seperti keluhan, kritik, atau komentar sarkastik, dapat membuat orang enggan memberikan "like."
Psikologi menyebut ini sebagai "penghindaran emosional," di mana audiens lebih suka terlibat dengan konten yang memberikan emosi positif.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
