
Ilustrasi orang terkena quarter life crisis (Andrea Piacquadio/pexels.com)
JawaPos.com - Menurut Forbes, quarter life crisis didefinisikan sebagai masa yang penuh dengan pencarian jati diri dan stres yang mendalam. Penelitian mengungkapkan bahwa quarter life crisis lebih sering terjadi dibandingkan yang diperkirakan.
Sebuah survei menunjukkan bahwa 86% generasi milenial telah mengalami krisis ini. Beberapa di antaranya melaporkan merasa tertekan mengenai masalah keuangan, sementara yang lain merasakan tekanan untuk menikah, membangun keluarga, dan menetap.
Selain itu, banyak juga yang merasakan stres terkait dengan pekerjaan, hubungan, dan masalah keuangan lainnya. Dirangkum dari betterup.com, berikut beberapa tanda quarter life crisis yang terjadi dalam hidupmu supaya tidak terjebak dan mampu mengatasinya.
Baca Juga: Orang yang Beranjak Dewasa Perlu Tahu 5 Cara Mengatasi Quarter Life Crisis dalam Perjalanan Hidupnya
1. Tidak yakin apa yang harus dilakukan dengan hidupmu
Pernahkah kamu merenungkan tujuan hidupmu? Pertanyaan apa yang harus dilakukan dengan hidup? Ini menjadi pertanyaan universal yang muncul dalam benak setiap orang setidaknya sekali dalam hidup. Pertanyaan ini terus muncul seiring kita melewati berbagai fase kehidupan. Setiap pengalaman, pelajaran, dan perubahan yang dialami seringkali memicu kita kembali merenungi arah hidup kita.
Pertanyaan ini sering muncul pada titik penting, seperti saat memasuki usia pertengahan dua puluhan yang dikenal dengan quarter life crisis. Di masa ini, banyak dari kita mulai meragukan pilihan, nilai, dan impian yang telah dibuat. Meskipun memicu kegelisahan, pertanyaan ini biasanya menjadi pemicu perubahan positif dalam hidup kita.
2. Ingin berubah
Kamu mungkin merasa cemas tentang posisimu dalam hidup, yang kadang muncul dalam bentuk perilaku impulsif seperti berhenti kerja tanpa rencana lanjut. Di sisi lain, bisa juga muncul sebagai kelesuan, di mana kamu merasa terputus dari kehidupan sekitar, walau dalam hati, kamu tahu perubahan dibutuhkan.
Baca Juga: Kenali! Inilah 6 Tanda Kamu Siap dalam Memulai Sebuah Hubungan Asmara dengan Orang yang Baru
3. Hubunganmu berubah lebih dari biasanya
Perubahan dalam hubungan seiring waktu adalah hal yang wajar. Namun, apabila perubahan itu terasa lebih sering dan signifikan, ini bisa menjadi tanda bahwa kamu sedang mengalami quarter life crisis. Perubahan ini, baik dalam hubungan dengan pasangan, teman, atau keluarga, mungkin mencerminkan kebingungan atau ketidakpastian yang dirasakan di fase hidup ini.
Contohnya, kamu mungkin baru saja berpisah dengan pasangan, atau memutuskan untuk menjauh dan mengabaikan beberapa teman dekat dan orang terkasih. Meskipun keputusan tersebut tidak buruk, penting untuk merenung dan melihat ke dalam diri sendiri.
4. Merasa terisolasi secara sosial
Gejala ini sering muncul bersamaan dengan ketidakstabilan hubungan. Mengakhiri hubungan bisa mengakibatkan perasaan terisolasi, di mana seseorang merasa terputus dari orang-orang di sekitarnya dan kehilangan koneksi sosial. Perasaan ini bisa muncul usai hubungan pribadi berakhir atau setelah menjauh dari teman-teman dan keluarga.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
