
ilustrasi menikmati kesendirian. (Freepik/jcomp)
JawaPos.com - Menjelang tahun baru 2025, senantiasa kita sangat antusias mempersiapkan diri untuk menuju kehidupan yang lebih baik. Kesalahan masa lalu biarlah menjadi pengalaman dan pembelajaran.
Mengutip dari laman Jabar NU, bahwa rasa optimisme adalah frasa yang tepat untuk kita tumbuhkan dalam mengawali pergantian tahun ini.
Berbagai rencanapun telah dipersiapkan mulai dari hal kecil hingga besar. Salah satu yang bisa dilakukan adalah menghindari kesalahan.
Dikutip dari laman Personal Branding pada (18/12) orang yang ingin merubah hidupnya di tahun baru, kerap menghindari kesalahan umum ini dari sekarang :
1. Menetapkan tujuan yang tidak realistis
Ini adalah jebakan umum yang sering dilakukan ketika menetapkan resolusi tahun baru. Meskipun tidak ada yang salah dengan ambisi, menjaga agar tujuan tetap bisa dicapai adalah hal yang penting.
Orang-orang yang berhasil mengubah hidupnya memahami konsep ini dengan baik. Mereka tahu bahwa menetapkan tujuan yang tidak realistis dapat menyebabkan frustrasi dan akhirnya menyerah.
Misalnya, jika tujuan itu adalah menurunkan berat badan, mungkin lebih realistis untuk menargetkan berat badan satu pon dalam seminggu daripada lima pon dalam seminggu.
2. Mengabaikan rencana
Orang-orang yang unggul dalam mengubah hidup mereka dengan resolusi tahun baru sangat memahami pentingnya perencanaan. Mereka tahu bahwa tujuan tanpa rencana hanyalah sebuah harapan.
Saat kamu bertekad ingin mengubah hidup di tahun baru nanti, pastikan juga membuat rencana terperinci tentang cara mencapainya. Bagi tujuan besar itu menjadi tugas-tugas yang lebih kecil dan tetapkan tenggat waktu spesifik untuk masing-masingnya. Percayalah, ini akan membuat tujuanmu tampak lebih bisa dicapai.
3. Melewatkan refleksi diri
Refleksi diri adalah bagian penting dalam menetapkan tujuan tahun baru. Ini membantu kamu memahami sesuatu yang sebenarnya dibutuhkan, mereka meluangkan waktu untuk memeriksa tindakan di masa lalu, memahami keberhasilan dan kegagalan, serta mengidentifikasi sesuatu yang sebenarnya ingin diubah.
4. Mengabaikan pentingnya tanggung jawab

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
