Kerumunan merupakan salah satu ketakutan terbesar INFJ yang dapat menghantui pikiran mereka./freepik.
JawaPos.com - Menghadapi ketakutan kita bukanlah hal yang mudah, namun mereka yang berhasil biasanya memiliki prinsip yang sama.
Ini bukan tentang menjadi tak kenal takut, melainkan memilih untuk bertindak meskipun ada rasa takut. Ini tentang mengakui rasa takut dan kemudian berjalan lurus ke arahnya.
Mereka yang menaklukkan rasa takut mereka biasanya bekerja dengan beberapa prinsip yang sama. Prinsip-prinsip ini memandu mereka, membantu mereka untuk tidak hanya menghadapi ketakutan mereka, tetapi juga mengatasinya sepenuhnya.
Dalam artikel ini, kita akan mempelajari 4 prinsip utama yang biasanya diikuti oleh para penakluk rasa takut ini. Dan saya janjikan ini kepada Anda: hal ini tidak seseram kelihatannya. Berikut 4 prinsipnya, dikutip dari geediting pada Senin (16/12).
1) Akui rasa takut
Seseorang tidak dapat menaklukkan apa yang tidak diakuinya. Ini adalah prinsip pertama yang dipahami dan dipatuhi oleh para penakluk rasa takut.
Perjalanan untuk mengatasi rasa takut dimulai dengan mengakui bahwa rasa takut itu ada. Ini bukan tentang menyangkal keberadaannya atau menguburnya jauh di dalam diri. Ini tentang mengatakan, “Ya, saya takut akan hal ini.”
Pengakuan akan menghilangkan rasa takut dari kekuatannya. Ini adalah cara untuk mengatakan, “Saya melihat Anda. Dan saya tidak akan membiarkan Anda mengendalikan saya.”
Begitu kita mengakui ketakutan kita, kita dapat memulai proses memahaminya. Dan baru setelah itu kita dapat mulai mengembangkan strategi untuk mengatasinya.
Ini bukan berarti mudah - memang tidak mudah. Tapi ini berarti bahwa hal itu mungkin. Dan bagi mereka yang menaklukkan ketakutan mereka, mengakui ketakutan itu selalu menjadi langkah pertama.
Ingat: tidak apa-apa untuk merasa takut. Yang penting adalah apa yang Anda lakukan dengan rasa takut tersebut.
2) Visualisasikan kesuksesan
Memvisualisasikan kesuksesan adalah alat yang ampuh yang saya alami secara pribadi. Dulu saya memiliki rasa takut yang melumpuhkan untuk berbicara di depan umum. Membayangkan berdiri di depan orang banyak saja sudah membuat kaki saya gemetar.
Suatu hari, saya memutuskan untuk mengendalikan rasa takut saya. Alih-alih membayangkan segala sesuatu yang bisa saja salah, saya mulai memvisualisasikan segala sesuatu yang berjalan dengan baik. Saya membayangkan diri saya berdiri dengan penuh percaya diri, berbicara dengan jelas, dan para hadirin memberikan tanggapan yang positif.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
