
Kepribadian orang yang terobsesi dengan
JawaPos.com - Saat Anda memposting foto di media sosial Anda, baik itu Facebook, Twitter, atau Instagram apakah keinginan Anda mendapatkan like dan komen sangatlah tinggi?
Perilaku tersebut sebagai tanda bahwa Anda terobsesi dengan like dan komen di media sosial. Ini dapat mengungkapkan banyak hal tentang kepribadian Anda.
Dilansir dari laman geediting.com, oleh JawaPos.com (16/12) berikut ini 9 kepribadian orang yang terobsesi mendapatkan like dan komentar di media sosial, simak apa saja:
1. Suka validasi
Orang yang terobsesi dengan like dan komentar di media sosial mengutamakan kebutuhan untuk validasi.
Ini bukan sekadar pengamatan biasa, ini pola psikologis. Kebutuhan akan validasi, atau persetujuan dari orang lain, adalah sifat bawaan manusia.
2. FOMO
Orang-orang yang tergila-gila untuk mendapatkan like dan komentar di media sosial sering kali mengalami rasa FOMO yang tinggi terhadap sesuatu.
3. Narsisme yang tinggi
Orang yang terobsesi dengan 'like dan komentar di media sosial cenderung menunjukkan tingkat narsisme yang lebih tinggi.
Ini tidak berarti mereka narsis sepenuhnya, tetapi mereka menunjukkan sifat-sifat yang terkait dengan tipe kepribadian ini.
4. Peka terhadap kritik
Kepekaan ini sering kali muncul karena mereka melihat profil media sosial mereka sebagai perpanjangan dari diri mereka sendiri.
Jadi, komentar negatif atau kurangnya like dapat terasa seperti serangan pribadi.
5. Harga diri rendah
Ciri lain yang umum ditemukan pada orang-orang yang terobsesi dengan like dan komentar di media sosial adalah harga diri yang rendah.
Anda mungkin berpikir bahwa mereka yang sering memposting dan mendapat banyak 'like dan komentar adalah orang yang penuh percaya diri. Namun pada kenyataannya, yang terjadi bisa jadi sebaliknya.
6. Kesepian
Orang-orang yang sibuk dengan mendapatkan 'like dan komentar' di media sosial sering kali mengalami perasaan kesepian.
7. Takut terhadap penolakan
Orang yang terobsesi dengan like dan komentar di media sosial merupakan orang yang takut terhadap penolakan.
Interaksi daring menjadi medan pertempuran tempat orang mencari persetujuan dan takut akan ketidaksetujuan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
