Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 16 Desember 2024 | 15.16 WIB

Diam-diam Kesepian: 8 Kebiasaan Orang yang Tampak Ceria tapi Sebenarnya Merasa Sendiri, Menurut Psikologi

Ilustrasi orang yang kesepian dalam keramaian. (Freepik) - Image

Ilustrasi orang yang kesepian dalam keramaian. (Freepik)

JawaPos.Com - Kesepian adalah emosi yang sering disalahpahami. Banyak orang menganggap bahwa kesepian hanya dialami oleh mereka yang tidak memiliki teman atau keluarga.

Namun kenyataannya, ada banyak orang yang dikelilingi teman, menghadiri pesta, dan aktif di media sosial, tetapi tetap merasa kosong dan terisolasi secara emosional.

Kondisi ini sering digambarkan sebagai "kesepian di tengah keramaian," di mana seseorang tampak bahagia dan terhubung dengan orang lain, tetapi di dalam hatinya, mereka merasa tidak ada yang benar-benar memahami atau menerima mereka apa adanya.

Menurut psikologi, kesepian semacam ini tidak selalu tentang kurangnya interaksi sosial, melainkan tentang kualitas hubungan yang dirasakan.

Orang yang merasa kesepian meskipun memiliki banyak teman sering kali menunjukkan perilaku tertentu yang menjadi cerminan dari perasaan terdalam mereka.

Perilaku-perilaku ini tidak selalu terlihat jelas oleh orang lain, tetapi jika dibiarkan, dapat berdampak besar pada kesehatan mental dan emosional.

Dilansir dari Baselinemag.com, inilah delapan tanda utama yang biasa ditunjukkan oleh mereka yang merasa kesepian meski dikelilingi banyak teman.

1. Sering Mengisolasi Diri dari Lingkungan Sosial
Meskipun dari luar mereka tampak memiliki banyak teman atau kenalan, orang yang merasa kesepian sering kali justru cenderung mengisolasi diri.

Mereka mungkin mulai menolak undangan untuk berkumpul, membatalkan rencana pada saat-saat terakhir, atau bahkan perlahan menarik diri dari lingkungan sosial mereka secara keseluruhan.

Meskipun tindakan ini mungkin tidak terlihat jelas pada awalnya, dalam jangka panjang pola ini menjadi lebih nyata.

Perasaan tidak nyaman atau tidak yakin bagaimana cara berhubungan dengan orang lain secara mendalam sering menjadi alasan utama.

Mereka mungkin merasa bahwa koneksi sosial mereka bersifat dangkal atau tidak memuaskan, sehingga memilih untuk menjauh.

Bagi mereka, isolasi ini sering kali dianggap sebagai cara untuk melindungi diri dari kekecewaan, penolakan, atau rasa tidak diterima.

Sayangnya, semakin mereka menarik diri, semakin sulit pula untuk memulihkan hubungan sosial yang autentik.

2. Terlalu Aktif di Media Sosial sebagai Kompensasi
Dalam era digital ini, media sosial sering kali menjadi pelarian bagi mereka yang merasa kesepian.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore