
Hubungan dengan pasangan menurut Psikologi.
JawaPos.com – Menjalani hubungan yang sehat dan bermakna bersama pasangan membutuhkan usaha dari kedua belah pihak. Namun, tidak semua jalinan kasih layak diperjuangkan, terutama jika tidak ada keseimbangan dalam memberi dan menerima.
Menurut psikologi, ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa sebuah hubungan dengan pasangan memiliki fondasi yang kuat dan pantas untuk dipertahankan. Memahami hal-hal ini bisa menjadi panduan untuk menilai apakah jalinan kasih tersebut bernilai untuk terus dijalani atau tidak.
Dilansir dari Hack Spirit pada Rabu (11/12), diterangkan setidaknya terdapat delapan tanda yang menunjukkan bahwa hubungan dengan pasangan kamu patut untuk diperjuangkan dan tentu dipertahankan menurut Psikologi.
1. Komitmen kedua belah pihak
Tidak ada gunanya mempertahankan relasi jika hanya sepihak yang berusaha. Tindakan nyata dan kesungguhan hati dari kedua individu menjadi kunci utama bertahannya sebuah ikatan.
Penting untuk tidak hanya sekadar menjalani rutinitas, tetapi juga memiliki tekad kuat untuk memperbaiki keadaan dengan kesadaran penuh. Yang lebih esensial adalah kemampuan untuk melihat ke dalam diri sendiri dan mengakui kekurangan masing-masing, bukan hanya menyalahkan pasangan.
2. Kemampuan berkomunikasi
Pertengkaran kecil sebenarnya lebih baik daripada diam seribu bahasa yang menyimpan kekesalan. Mengutarakan ketidaksetujuan justru menandakan masih adanya kepedulian untuk menyelesaikan masalah.
Menurut pakar konseling Esther Perel, perdebatan merupakan alarm yang menunjukkan bahwa relasi membutuhkan perhatian khusus, bukan tanda bahwa hubungan harus berakhir. Keterbukaan komunikasi, meski kadang berbentuk argumen, masih lebih baik ketimbang keengganan total untuk membicarakan masalah.
3. Fondasi persahabatan kokoh
Sebuah penelitian ilmiah menunjukkan bahwa landasan persahabatan dalam relasi romantis jauh lebih penting dari sekadar ketertarikan fisik. Ikatan emosional yang kuat, rasa saling menghargai, dan kemampuan untuk bersenang-senang bersama menjadi pondasi yang lebih kokoh.
Kesetiaan dan keandalan pasangan dalam berbagai situasi terbukti lebih menentukan ketahanan hubungan dibanding chemistry yang sifatnya naik-turun. Kualitas pertemanan yang solid ini menjadi penopang utama saat menghadapi berbagai tantangan.
4. Sejarah kebahagiaan bersama
Jika dulunya relasi berjalan dengan baik dan penuh kebahagiaan, masalah yang muncul saat ini masih mungkin untuk diperbaiki. Perlu melihat track record seseorang untuk menilai karakternya.
Berbeda dengan hubungan yang sejak awal sudah dipenuhi masalah, relasi yang memiliki kenangan indah memiliki potensi lebih besar untuk diselamatkan. Jika pasangan pernah menjadi sosok yang baik dan mendukung, ada harapan untuk kembali ke masa-masa indah tersebut.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
