Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Desember 2024 | 03.57 WIB

8 Kebiasaan Orang yang Selalu Mengutamakan Kualitas Dibanding Kuantitas dalam Hidup, Apa Saja?

Ilustrasi orang yang mengutamakan kualitas dibanding kuantitas. - Image

Ilustrasi orang yang mengutamakan kualitas dibanding kuantitas.

JawaPos.com - Di kehidupan yang sering penuh kompetisi ini, sering kali membuat setiap orang selalu mengedepankan kuantitas dibanding kualitas. Kedua hal itu terntunya sangat berbeda.

Mengutip dari laman Kita Lulus, kuantitas itu bisa diukur dengan angka, sedangkan kualitas tidak dapat dihitung melainkan dirasakan. Contoh sederhananya adalah untuk menjadi Influencer yang ingin memiliki jutaan followers harus menyajikan konten positif.

Jadi sebenarnya antara kuantitas dan kualitas harus seimbang jika ingin mencapai tujuan secara efektif. Ada pula sebagian orang yang hanya mengutamakan kuantitas, begitupun sebaliknya.

Melansir dari laman Baseline Mag pada (04/12) ada 8 kebiasaan orang yang selalu mengutamakan kualitas dibanding kuantitas dalam hidup :

1. Melatih mindfulness

Memilih kualitas daripada kuantitas adalah pilihan yang sering kali berakar kuat pada praktik mindfulness. Pada intinya, mindfulness berarti hadir sepenuhnya pada saat ini

Jika kita sadar, kecil kemungkinan akan terjebak dalam perlombaan akumulasi, baik itu harta benda, pengalaman, atau bahkan hubungan. Salah satu contohnya, mereka lebih suka melakukan percakapan yang bermakna dengan beberapa teman dekat daripada mencoba mempertahankan ratusan hubungan yang dangkal.

2. Memahami bahwa segala sesuatu tidak ada yang abadi

Konsep ini mengajarkan kita bahwa segala sesuatu dalam hidup, seperti harta benda, pengalaman, serta hubungan itu bersifat sementara. Orang-orang yang mengutamakan kualitas daripada kuantitas dalam hidup sangat memahami hal ini.

Mereka tidak hanya mengumpulkan demi akumulasi, tapi lebih fokus pada esensi dan kualitas dari hal yang dimiliki. Mereka juga melihat potensi dalam setiap momen, interaksi, serta pengalaman.

3. Menghargai kepuasan daripada keinginan

Orang yang mengutamakan kualitas daripada kuantitas menganut kebijaksanaan ini. Mereka memahami bahwa keinginan yang tak terpuaskan untuk mendapatkan lebih banyak mengenai harta benda, pengalaman, serta hubungan dapat mengarah pada siklus ketidakpuasan dan penderitaan.

Daripada terus-menerus mendambakan sesuatu yang lebih dan terjerumus ke dalam siklus ini, mereka memupuk rasa puas dengan hal yang dimiliki saat ini.

4. Menganut slow living

Di dunia yang serba cepat, gagasan untuk memperlambat mungkin tampak berlawanan dengan intuisi. Tapi mereka yang memprioritaskan kualitas daripada kuantitas mengetahui manfaat dari menjalani hidup lambat.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore