Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 Mei 2026 | 20.52 WIB

Ingin Keluar dari Lingkaran Persaingan Ketat? Ucapkan Selamat Tinggal pada 7 Kebiasaan Kelas Menengah Ini Menurut Psikologi

seseorang yang ingin keluar dari lingkaran persaingan./Magnific/freepik - Image

seseorang yang ingin keluar dari lingkaran persaingan./Magnific/freepik

JawaPos.com - Banyak orang bekerja keras sepanjang hidupnya, tetapi tetap merasa seperti berlari di tempat. Mereka bangun pagi, bekerja hingga malam, mencoba mengikuti semua aturan “aman”, namun hasilnya sering kali biasa saja.

Bukan karena mereka kurang pintar atau kurang rajin, melainkan karena tanpa sadar mereka masih terjebak dalam pola pikir dan kebiasaan kelas menengah yang membuat hidup selalu berada dalam lingkaran persaingan yang ketat.

Psikologi modern menunjukkan bahwa kebiasaan kecil yang dilakukan berulang kali dapat menentukan kualitas hidup, tingkat kebebasan finansial, hingga rasa percaya diri seseorang. Masalahnya, banyak kebiasaan yang dianggap normal ternyata justru menghambat pertumbuhan.

Orang-orang yang berhasil keluar dari kompetisi melelahkan biasanya tidak hanya bekerja lebih keras. Mereka berpikir berbeda, bertindak berbeda, dan meninggalkan pola lama yang membuat kebanyakan orang tetap berada di tempat yang sama selama bertahun-tahun.

Dilansir dari Expert Editor pada Rabu (27/5), jika Anda ingin naik level dalam hidup—baik secara finansial, mental, maupun sosial—mungkin sudah waktunya mengucapkan selamat tinggal pada tujuh kebiasaan berikut.

1. Terlalu Mengejar Rasa Aman

Banyak orang kelas menengah dibesarkan dengan keyakinan bahwa keamanan adalah tujuan utama hidup. Cari pekerjaan stabil, jangan ambil risiko, jangan gagal, dan jangan keluar dari zona nyaman.

Sekilas terdengar bijak. Namun menurut psikologi perilaku, otak manusia memang secara alami menghindari ketidakpastian. Masalahnya, pertumbuhan hampir selalu berada di wilayah yang tidak nyaman.

Orang yang terlalu mengejar rasa aman sering kali:

Takut mencoba peluang baru
Menunda memulai usaha
Enggan belajar keterampilan baru
Bertahan di lingkungan toxic demi gaji tetap

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore