
Ilustrasi seseorang yang menggunakan kata dan frasa tertentu dalam komunikasi yang membuatnya terkesan kurang cerdas. (freepik/ SkelDry)
JawaPos.com - Berbicara adalah seni yang tidak hanya melibatkan penyampaian informasi, tetapi juga cara kita meninggalkan kesan pada orang lain.
Pilihan kata yang tepat bisa mencerminkan kecerdasan dan kepercayaan diri, sedangkan penggunaan frasa yang kurang tepat justru dapat merusak kesan tersebut.
Tanpa disadari, banyak dari kita kerap menggunakan frasa-frasa tertentu yang terkesan biasa saja, namun menurut psikologi, frasa ini sebenarnya dapat membuat kita tampak kurang berwawasan di mata orang lain.
Untuk membantu Anda tampil lebih percaya diri dan cerdas dalam berbicara, artikel ini akan mengupas beberapa frasa yang sebaiknya Anda hindari dalam percakapan sehari-hari.
Dilansir dari laman Global English Editing pada Minggu (1/12), berikut merupakan 10 kata dan frasa yang sebaiknya dihindari agar tidak terkesan kurang cerdas, menurut psikologi.
1. "Saya bukan ahli, tapi..."
Frasa ini sering kali digunakan sebagai pembuka untuk menyatakan pendapat atau saran.
Meskipun dimaksudkan untuk menunjukkan kerendahan hati atau pengakuan akan ketidaktahuan, mengatakan "Saya bukan ahli, tapi..." justru bisa membuat pendapat Anda kurang diyakini oleh orang lain.
Ini dapat mengurangi kekuatan argumen Anda sebelum Anda mengungkapkannya. Alih-alih merendahkan diri sendiri dengan frasa ini, lebih baik berbicara dengan percaya diri atau menyatakan sumber informasi Anda dengan jelas, sehingga orang tidak meragukan kredibilitas Anda.
2. "Saya kira..."
Mengawali kalimat dengan "Saya kira..." menunjukkan ketidakyakinan dan bisa memberi kesan bahwa Anda tidak sepenuhnya tahu atau percaya dengan apa yang Anda katakan.
Misalnya, "Saya kira ini adalah cara terbaik," bisa terdengar lebih lemah daripada mengatakan, "Ini adalah cara terbaik."
Ketika Anda mulai berbicara dengan kalimat yang penuh keraguan, itu bisa mengurangi otoritas Anda dalam percakapan, sehingga orang lain tidak akan menganggap Anda berbicara dengan pengetahuan yang kuat.
3. "Terserah..."
Kata "terserah" sering digunakan ketika seseorang merasa tidak peduli lagi dengan percakapan atau situasi.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
