
ilustrasi seseorang yang menjadi lebih disiplin/ Sumber foto: Freepik
JawaPos.com - Disiplin adalah kunci kesuksesan. Tanpa disiplin, sulit bagi seseorang untuk mencapai tujuan jangka panjangnya.
Namun, menjadi disiplin bukanlah hal yang mudah, terutama jika kita masih memelihara kebiasaan buruk yang menghalangi kemajuan.
Untuk membangun disiplin yang kuat, penting bagi kita untuk mengidentifikasi dan melepaskan kebiasaan yang menjadi penghalang.
Dilansir dari Geediting pada Minggu (24/11), terdapat sembilan kebiasaan yang harus Anda ucapkan selamat tinggal jika ingin menjadi lebih disiplin.
1. Menunda Pekerjaan (Prokrastinasi)
Menunda pekerjaan adalah musuh terbesar disiplin. Kebiasaan ini sering kali disebabkan oleh rasa takut gagal, kurangnya motivasi, atau perasaan kewalahan.
Prokrastinasi membuat pekerjaan menumpuk, menciptakan stres, dan merusak produktivitas.
Untuk mengatasinya, cobalah menerapkan metode seperti time blocking, memecah tugas besar menjadi bagian-bagian kecil, atau menggunakan teknik Pomodoro untuk fokus selama interval waktu tertentu.
2. Bergantung pada Motivasi Saja
Motivasi bisa hilang kapan saja, tetapi disiplin adalah kebiasaan yang bisa bertahan.
Banyak orang berpikir bahwa mereka perlu merasa termotivasi untuk mulai bekerja, padahal kunci sebenarnya adalah memulai meskipun Anda tidak merasa bersemangat. Latih diri Anda untuk bertindak berdasarkan jadwal, bukan perasaan.
3. Multitasking
Melakukan banyak hal sekaligus mungkin terlihat produktif, tetapi sebenarnya dapat mengurangi fokus dan kualitas pekerjaan.
Multitasking mengalihkan perhatian Anda dan membuat tugas-tugas membutuhkan waktu lebih lama untuk selesai.
Sebagai gantinya, latih kebiasaan single-tasking, yaitu menyelesaikan satu tugas hingga tuntas sebelum berpindah ke tugas berikutnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
