
seseorang yang menjadikan pertengahan tahun terasa lebih muda / foto: Magnific/stockking
JawaPos.com - Ada sesuatu yang unik tentang pertengahan tahun.
Semangat yang menggebu-gebu di awal Januari mulai memudar. Target yang dulu terasa realistis kini tampak lebih berat. Rutinitas kembali mengambil alih, sementara daftar tugas terus bertambah.
Banyak orang mengira kelelahan yang mereka rasakan berasal dari terlalu banyak pekerjaan. Namun menurut psikologi, sering kali sumber kelelahan terbesar bukanlah apa yang kita lakukan, melainkan kebiasaan mental yang kita pelihara setiap hari tanpa sadar.
Kebiasaan-kebiasaan ini tidak selalu terlihat berbahaya. Bahkan beberapa di antaranya tampak normal dan umum dilakukan banyak orang. Tetapi dalam jangka panjang, mereka menguras energi emosional, menghabiskan kapasitas mental, dan membuat hidup terasa jauh lebih berat daripada yang seharusnya.
Jika Anda ingin memasuki paruh kedua tahun ini dengan lebih ringan, lebih fokus, dan lebih tenang, mungkin bukan produktivitas yang perlu ditambah. Mungkin justru ada beberapa hal yang perlu dilepaskan.
Dilansir dari Expert Editor pada Jumat (5/6), terdapat tujuh kebiasaan yang menurut psikologi sering menjadi pencuri energi terbesar dalam kehidupan sehari-hari.
1. Terus-Menerus Membandingkan Diri dengan Orang Lain
Media sosial telah membuat perbandingan menjadi aktivitas yang hampir otomatis.
Dalam hitungan menit, kita bisa melihat teman yang baru membeli rumah, rekan kerja yang mendapatkan promosi, atau seseorang yang tampak menjalani hidup sempurna.
Masalahnya, otak manusia tidak dirancang untuk menerima begitu banyak informasi tentang pencapaian orang lain setiap hari.
Psikolog menyebut fenomena ini sebagai social comparison. Teori yang dikembangkan oleh psikolog Leon Festinger menjelaskan bahwa manusia secara alami menilai dirinya melalui perbandingan dengan orang lain.
Sesekali hal ini bisa memotivasi. Namun ketika dilakukan terus-menerus, hasilnya justru sebaliknya.
Anda mulai merasa tertinggal.
Anda meremehkan pencapaian sendiri.
Anda kehilangan kemampuan menikmati perjalanan pribadi karena terlalu fokus pada kehidupan orang lain.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
