Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 November 2024 | 17.52 WIB

Makna Warna Biru dari Berbagai Perspektif dan Tradisi Partikular Setiap Bangsa dan Negara, Makna Paling Dominan dari Bangsa Barat

Ilustrasi warna biru. (pexels.com) - Image

Ilustrasi warna biru. (pexels.com)

JawaPos.com–Dalam benak banyak orang di Indonesia, warna biru mengandung masa lalu kelam dan trauma mendalam. Pasalnya, warna biru identik dengan bendera negara Belanda, negara yang mengkolonisasi Jawa, Maluku, Sulawesi, Sumatera, dan Kalimantan, serta Bali, Papua, dan juga NTT, NTB.

Salah satu peristiwa sejarah ikonik di Indonesia terkait dengan warna biru adalah ketika para pejuang merobek warna biru dari bendera Belanda di Hotel Oranje (sekarang Majapahit), Surabaya. Jadi, setiap melihat atau membahas warna biru dalam benak orang Indonesia terselip ingatan soal peristiwa sejarah kemerdekaan, meski sedang tidak membahas masalah sejarah dan politik.

Meski pada warna biru terselip ingatan perjuangan kemerdekaan dalam benak orang Indonesia, secara global, warna biru merupakan warna paling populer dalam benak dan perspektif masyarakat internasional. Berdasarkan temuan yougov.com pada 2015 bahwa warna biru adalah warna favorit dan paling populer di seluruh dunia.

”Sebuah survei YouGov terbaru yang dilakukan di 10 negara di empat benua menunjukkan bahwa biru adalah warna yang paling populer. Antara 23 persen (di Indonesia) dan 33 persen (di Inggris) paling menyukai warna biru dari semua warna yang ada, menempatkannya 8-18 poin di atas warna lainn,” dikutip dari yougov.com, Rabu (20/11).

Berdasar temuan tersebut, secara merata, masyarakat dunia memilih warna biru sebagai warna favorit di atas warna lain. Sebagai warna paling populer sedunia, maka sangat mungkin warna biru memiliki makna secara psikologis dan universal.

Melansir verywellmind.com, warna-warna tertentu dapat memberikan dampak terhadap mood, emosi, dan perilaku seseorang. Secara psikologi warna, biru sebagai warna paling populer dan favorit di dunia kerap dimaknai sebagai jinak dan tidak mengancam. Oleh sebab itu, warna biru identik dengan sifat konservatif dan tradisional.

Selain itu, warna biru juga mengingatkan orang banyak dengan relaksasi dan ketenangan sehingga dalam benak umum warna ini memiliki makna damai, tenang, aman dan teratur. Biru juga kerap dimaknai sebagai simbol stabilitas dan keandalan, maka itu warna ini kerap menjadi simbol keamanan.

Paling umum, warna biru juga dimaknai sebagai simbol kesedihan dan kesendirian. Itu tampak dalam istilah blue christmas menandakan momen hari raya natal yang menyedihkan atau di rumah sakit code blue sebagai tanda adanya henti jantung pada pasien atau kedaruratan. Warna biru juga menandakan adanya memar pada tubuh manusia atau proses pembusukan pada makanan.

Jadi, secara psikologis-universal warna biru bersifat ambigu, pada satu sisi bermakna baik, tetapi pada sisi lain bermakna buruk mengarah pada kematian. Berdasar majemuknya makna warna biru dalam masyarakat menunjukkan bahwa biru memiliki makna plural berdasarkan tradisi dan perspektif partikular dari setiap bangsa dan negara di dunia.

Berikut adalah makna warna biru berdasar tradisi dan perspektif dari setiap bangsa dan negara, dilansir dari bergerpaints.com, Rabu, (20/11).

Budaya Timur dan Asia

Warna biru diasosiasikan dengan keabadian di Iran, Tiongkok, dan negara-negara Timur Jauh lainnya. India mengaitkan warna biru muda dengan dewa Krishna sehingga memberikan makna religius. Korea memandang biru sebagai warna berkabung, sementara Thailand mengabaikan warna ini. Dengan demikian, warna biru memiliki makna kebenaran, belas kasih, dan cinta.

Budaya Barat (Amerika Utara dan Eropa)

Dunia Barat mengasosiasikan warna biru dengan kepercayaan, otoritas, dan konservatif. Warna ini paling dominan digunakan oleh perusahaan dan dipandang sebagai waran damai dan tenang. Biru juga menandakan depresi, dan budaya populer melihatnya sebagai warna maskulin. Warna biru memiliki makna ketenangan, martabat, kesopanan, kebenaran, keandalan, tanggung jawab, dan kesetiaan, dan juga otoritas resmi.

Timur Tengah

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore