Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 November 2024 | 02.58 WIB

Bye-bye Galau! Ini 7 Tips Agar Tidak Merindukan Seseorang yang Tak Dapat Dimiliki dengan Mudah

Ilustrasi orang galau (Liza Summer/pexels.com) - Image

Ilustrasi orang galau (Liza Summer/pexels.com)

JawaPos.com - Ada banyak alasan mengapa kamu merindukan seseorang yang telah pergi dari hidupmu, baik secara fisik maupun emosional. Mungkin hubungan tersebut sudah berakhir, namun dirimu belum bisa merasakan ketenangan. Atau bisa juga kamu masih terhubung dalam hubungan yang sedang menuju akhir dan merasakan kehilangan emosional yang mendalam.

Merindukan seseorang adalah perasaan yang wajar dan bisa dimengerti. Ada berbagai cara untuk menghadapinya, seperti berbicara dengan teman dekat, menulis di jurnal, berbicara dengan seorang terapis, atau bermeditasi. Semua ini bisa membantumu untuk memproses dan mengatasi rasa sakit tersebut.

Kamu perlu memahami bahwa orang yang mengalami ini bukam dirimu saja, tetapi orang lain juga pernah mengalaminya. Merangkum betterhelp.com, berikut beberapa tips supaya tidak merindukan seseorang yang tak bisa dimiliki secara mudah.

1. Hindari berharap berhenti merindukan seseorang

Ketika seseorang yang dicintai pergi, kamu mungkin mengalami masa penyesuaian yang sulit. Perasaan usai kehilangan atau berpisah melibatkan faktor perilaku, biokimia, dan fisiologis yang kompleks. Bahkan jika kamu yang mengakhiri hubungan, perasaan rindu tetap bisa muncul, sebab orang tersebut pernah menjadi bagian penting dalam hidupmu.

Awalnya, kamu mungkin sering merindukan mereka, namun seiring berjalannya waktu, rasa rindu itu akan berkurang. Proses untuk mengatasi perasaan ini bisa memakan waktu, tergantung pada hubungan dan caramu menghadapinya. Akan tetapi, kamu pasti mampu dalam melanjutkan hidup walau kadang terganggu kondisi ini hingga merasa biasa saja.

2. Terima apa yang dirasakan

Saat kamu sangat merindukan seseorang, ada kalanya dirimu merasa ingin hanya berbaring di tempat tidur dan menangis. Menerima rasa sakit tersebut merupakan langkah yang penting untuk melanjutkan hidup, karena menekan perasaan justru dapat berdampak buruk pada kesehatanmu.

Apabila kamu merasa kesulitan menghadapinya sendiri, maka berbicara tentang perasaanmu dengan teman dekat atau seorang profesional dapat membantu dirmu dalam memahami perasaan tersebut secara lebih baik.

Sebaliknya, apabila perasaan itu ditekan, maka kemungkinan akan muncul lagi di masa depan dalam bentuk yang berbeda, bahkan dapat memengaruhi kesehatan mental atau hubunganmu. Mengakui dan menghadapi perasaanmu adalah langkah tepat untuk bisa maju dan melanjutkan hidup.

3. Rangkul energi positif

Cobalah fokus pada alasan positif untuk melangkah maju. Misalnya, berakhirnya hubungan bisa memberimu kesempatan agat lebih banyak waktu bersama teman, menikmati acara TV baru, mengejar hobi yang tertunda, atau membuat perubahan positif dalam hidup. Ingat alasan di balik perpisahan tersebut.

Jika hubungan berakhir karena putus cinta, mungkin ada alasan yang sah di baliknya. Walaupun kamu merindukannya, melanjutkan hidup dan bergerak maju menjadi langkah yang paling sehat demi kesejahteraanmu, sebab fokus pada pemulihan dan pertumbuhan diri bisa membuka peluang kebahagiaan yang lebih besar di masa depan.

4. Buang semua kenangan tentangnya

Jika kamu merasa sangat merindukan seseorang, pertimbangkan guna memberi jarak dengan tidak terus-menerus mengingat mereka, setidaknya untuk sementara waktu. Salah satu langkah yang dapat diambil, yakni dengan menghapus nomor telepon dan foto mereka dari ponselmu, serta menonaktifkan atau menghapus mereka dari akun media sosial.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore