
Ilustrasi, seorang introvert yang mengembangkan dirinya menjadi podcaster di sosial media. Freepik/ freepik.
JawaPos.com - Sosial media adalah tempat untuk saling berbagi dan menjalin relasi tanpa perlu mengekspos diri di acara social. Hal ini menciptakan rasa nyaman tersendiri untuk kaum introvert.
Supaya tidak berakhir di rasa nyaman, kaum introvert perlu memanfaatkan sosial media untuk mengembangkan dirinya agar lebih terasah lagi kemampuan dan kekuatan yang dimilikinya.
Dilansir JawaPos.com dari Introvert Dear pada Jumat (15/11), berikut tujuh cara yang dapat dilakukan kaum introvert agar mampu berkembang di social media miliknya.
1. Prioritas pada Konten Tertulis
Sudah terkenal di khalayak umum kalau kaum introvert lebih suka menulis daripada berbicara. Oleh karena itu, manfaatkanlah kemampuan menulis ini untuk menyatakan kehadiran Anda di sosial media.
Menulis adalah tindakan yang minim risiko serta bersifat pribadi. Dengan menulis, Anda dapat lebih terhubung dengan orang lain yang memiliki minat serupa dan mendorong mereka meninggalkan komentar dari apa yang mereka baca.
Anda dapat membuat postingan tertulis di Instagram atau menggunakan platform seperti Medium, Quora, dan sejenisnya yang lebih mengutamakan konten tertulis daripada foto atau video.
2.Membagikannya Kepada Orang-Orang Terdekat Terlebih Dahulu
Bila Anda belum berpengalaman atau belum cukup percaya diri dengan postingan yang akan Anda bagikan di social media, Anda dapat membagikannya terlebih dahulu kepada orang-orang terdekat Anda.
Dengan demikian Anda akan mendapat penilaian dari mereka terlebih dahulu apakah konten yang akan Anda posting sudah cukup bagus dan layak atau belum. Cara ini juga meminimalisir risiko atau komentar negatif dari konten yang Anda posting di social media.
3. Tulis Terlebih Dahulu Posting Kemudian
Apabila terlalu banyak hal-hal yang ingin Anda sampaikan, maka tulislah terlebih dahulu dan menyimpannya. Setelah dinilai cukup bagus, jelas, dan ringkas barulah diposting atau dipublikasikan.
Dengan demikian orang lain dapat dengan mudah memahami dan memercayai konten yang Anda buat.
4. Gunakan Nama Samaran
Terkadang seseorang merasa malu untuk memposting hal-hal sederhana dan terkesan 'receh' hingga menjadi penghalang mereka mengembangkan diri. Padahal hal yang sederhana dan 'receh' tersebut juga hasil dari pemikiran Anda yang patut untuk dihargai.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
