Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 16 November 2024 | 00.16 WIB

Benarkah Jadi Silent Reader di WA Grup Cenderung Berkepribadian Introvert? Begini Penjelasan Psikologinya!

ilustrasi seseorang yang membuat ponselnya dalam keadaan silent/ Sumber foto: Freepik - Image

ilustrasi seseorang yang membuat ponselnya dalam keadaan silent/ Sumber foto: Freepik

JawaPos.com -  Berkembangnya teknologi informasi belakangan ini memungkinkan manusia untuk bisa berkomunikasi tanpa terbatas ruang dan waktu.

Begitupun dengan WhatsApp yang telah menjadi media komunikasi dengan potensi gelutan cukup tinggi guna berkomunikasi satu sama lain secara daring.

Seiring dengan perkembangan teknologi yang kian canggih dari hari kehari, WhatsApp pun akan juga memiliki perkembangan fitur yang memudahkan akses para pengguna.

Melekatnya peran WhatsApp dalam komunikasi banyak orang kini telah terjadi normalisasi percakapan secara daring baik untuk kebutuhan personal, Pendidikan hingga bisnis.

Komunikasi tersebut tak hanya sebatas personal tapi juga bisa diakses secara grup yang sengaja dibentuk dalam suatu kepentingan tertentu.

Dalam lingkaran obrolan grup yang terdiri dari kolega atau rekan, tak jarang ditemukan beberapa anggota dari grup tersebut cenderung diam dan tak ikut berkomentar.

Fenomena ini marak terajadi terlebih intensitas grup obrolan tiap orang yang dimungkinkan akan terus meningkat sesuai dengan kehidupan dan kesibukan masing-masing individu.

Tak peduli seberapa ramai dan menariknya percakapan di dalamnya, pasti ada saja salah seorang anggota yang berperan sebagai ‘silent reader’ dalam grup obrolan tersebut.

Dilansir dari Jurnal Common dengan judul "Fenomena Silent Reader dalam Grub WhatsApp", menyatakan bahwa  ‘silent reader’ atau komunikasi pasif meupakan peran pembaca atau seorang komuikan yang pasif dengan tidakmemberikan umpan balik atas pesan yang telah diterimanya.

Menurut psikolg, kepribadian seorang yang bertindak sebagai ‘silent reader’ dapat dipahami bahwa kemungkinan seseorang tersebut tergolong sebagai seorang yang introvert.

Mengingat, seorang yang berkepribadian introvert akan lebih menyukai kegiatan yang bersfiat personal dengan hanya melibatkan dirinya sendiri tanpa harus bersosialisasi dengan banyak orang sekalipun secara daring.

Hal ini bisa terjadi dengan kemungkinan yang kuat bahwa seorang yang introvert akan mudah terkuras energinya jika harus menghabiskan waktu dengan bersosialisasi secara aktif dengan banyak orang meski secara online.

Pada akhirnya, saat berkomunikasi pada obrolan grup mereka akan memilih untuk menjadi ‘silent reader’ dengan hanya sekedar membaca tanpa berpartisipasi aktif dalam obrolan tersebut.

Kendati demikian, seorang ‘silent reader’ bukan berarti tak pernah berkontribusi, namun mereka juga kan sesekali turut berkomentar saat dihadapkan dengan toping yang dirasa cukup penting dan membutuhkan tanggapan secara langsung.

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore