
Ilustrasi orang bermain sosial media (freepik/rawpixel.com)
JawaPos.com - Ada banyak diskusi tentang; apakah sosial media telah memberikan lebih banyak manfaat atau kerugian bagi masyarakat kita. Di satu sisi, sosial media telah memungkinkan kita menerima berita dengan kecepatan lebih cepat daripada sebelumnya.
Keuntungan lainnya adalah di mana pun Anda berada, Anda dapat terhubung dengan orang-orang yang tidak akan pernah berinteraksi dengan Anda. Di sisi lain, sosial media telah membuat kita terputus dari orang-orang di sekitar kita.
Begitu banyak waktu yang dihabiskan di sosial media sehingga kita lupa menikmati hidup di masa sekarang. Sosial media juga berdampak negatif karena membuat kita lebih mudah membandingkan diri dengan orang lain.
Saat kita melihat foto-foto model di sosial media, kita cenderung tidak dapat menahan diri untuk tidak membandingkan jumlah like yang mereka terima dengan like kita. Harga diri seseorang dapat sangat menurun karena hal ini.
Beberapa orang bahkan menganggap sosial media lebih banyak menimbulkan kerugian daripada manfaat. Hal ini khususnya karena bagaimana sosial media dapat mempengaruhi kesehatan mental.
Kesehatan mental didefinisikan sebagai kondisi seseorang dalam kaitannya dengan kesejahteraan psikologis dan emosionalnya. Kesehatan mental penting karena menentukan cara kita bertindak, berpikir, dan merasa.
Kita harus mengakui bahwa memahami kesehatan mental dan kondisi kesejahteraan kita penting setiap saat, terutama di dunia di mana sosial media mempengaruhi perasaan kita. Dilansir JawaPos.com dari laman YourTango, Kamis (7/11), berikut empat pengaruh sosial media pada kesehatan mental.
1. Sosial media menurunkan harga diri kita
Salah satu dampak negatif media sosial terhadap masyarakat yang paling umum adalah dengan menurunkan harga diri seseorang, yang berdampak pada kesehatan mental mereka secara keseluruhan.
Bagi sebagian orang, harga diri mereka berasal dari jumlah like yang mereka terima pada sebuah postingan. Jika mereka tidak menerima perhatian yang sama seperti orang lain, mereka tidak dapat menahan diri untuk bertanya-tanya apakah mereka tidak begitu menarik.
2. Kita cenderung berbagi berlebihan dan berakhir kecewa dengan reaksi orang-orang terhadap apa yang kita posting
Sering kali menakutkan untuk mengakui apa yang Anda rasakan, terutama jika Anda mungkin malu dengan apa yang Anda rasakan sejak awal. Akibatnya, orang-orang mengambil risiko dengan menggunakan sosial media untuk melampiaskan kekesalan.
Sosial media seharusnya menjadi tempat yang terbuka, mereka melakukan ini dengan harapan bahwa orang yang tepat akan melihat unggahan tersebut dan mengambil langkah selanjutnya untuk menghubungi dan mencari tahu apakah mereka baik-baik saja.
Namun, sering kali hal ini tidak terjadi. Hal ini sebagian disebabkan oleh media sosial yang membuat orang sulit mengetahui apakah seseorang serius atau tidak, di mana ini adalah dampak negatif lainnya dari sosial media.
3. Sosial media menyebabkan kita hanya mewakili satu sisi dari diri kita sendiri

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
