
Ilustrasi perempuan perfeksionis.
JawaPos.com - Seorang perfeksionis memiliki standar pribadi yang terlalu tinggi dan evaluasi diri yang terlalu kritis.
Biasanya, mereka bersikeras pada kesempurnaan dan tidak menerima apa pun bentuk kekurangan.
Hal ini dapat terwujud dalam bentuk kritik terhadap diri sendiri dan orang lain, serta dalam upaya untuk mengendalikan situasi dan orang lain.
Dikutip dari Healthline pada Rabu (6/11), beberapa orang keliru dan percaya bahwa perfeksionisme adalah motivator yang sehat. Namun, hal itu tidak benar adanya.
Perfeksionisme dapat membuat Anda merasa tidak bahagia dengan hidup Anda. Hal itu dapat menyebabkan depresi, kecemasan, gangguan makan, dan menyakiti diri sendiri.
Pada akhirnya, hal itu juga dapat membuat Anda berhenti berusaha untuk sukses. Bahkan kasus yang ringan pun dapat mengganggu kualitas hidup Anda, memengaruhi hubungan pribadi, pendidikan, dan pekerjaan Anda.
Hal ini dapat memengaruhi remaja maupun orang dewasa, anak-anak, dan remaja sering kali terdorong untuk berprestasi dalam pekerjaan sekolah maupun kegiatan seperti olahraga, klub, pengabdian masyarakat, dan pekerjaan.
Sehingga dapat menyebabkan obsesi terhadap kesuksesan. Pada akhirnya, hal ini dapat mengganggu kemampuan untuk mencapainya.
Lantas, apa penyebab yang mendasari sikap perfeksionis tersebut?
Orang yang perfeksionis, seperti halnya orang yang berprestasi tinggi, menetapkan dan bekerja keras untuk mencapai tujuan yang tinggi.
Sementara orang yang berprestasi tinggi dapat merasa puas karena mengetahui bahwa mereka telah melakukan yang terbaik dan mencapai tujuan.
Bagi seorang yang perfeksionis, mereka tidak akan menerima apa pun selain kesempurnaan. Bahkan, hampir sempurna, masih dianggap sebagai kegagalan.
Ada beberapa kemungkinan atau penyebab seseorang mengalami perfeksionisme di antaranya:
1. Genetik atau Keturunan
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa faktor genetik mungkin berperan dalam perkembangan perfeksionisme.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
