Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 November 2024 | 20.44 WIB

4 Tipe Kepribadian si Cinta Damai yang Membenci Konfrontasi, Melakukan Apa Saja untuk Menghindari Konflik

Ilustrasi 4 tipe kepribadian yang tidak suka konfrontasi dan berusaha menghindari konflik. - Image

Ilustrasi 4 tipe kepribadian yang tidak suka konfrontasi dan berusaha menghindari konflik.

JawaPos.com - Konfrontasi adalah bagian dari kehidupan sehari-hari yang penting untuk pertumbuhan. Konfrontasi menjadi salah satu yang dapat membuat orang mengetahui tentang dirinya atau orang lain.

Hampir setiap orang setuju bahwa konfrontasi itu tidak mengenakan, memalukan, berantakan, dan membingungkan. Bahkan beberapa merasa hal itu dapat sangat menyiksa.

Misalnya ketika bos ingin membahas angka kuartal yang buruk atau membahas keluhan rekan kerja, maka pikiran yang pertama terlintas adalah menghindari rapat, berpura-pura sakit, atau berhenti dari pekerjaan.

Orang dengan 4 tipe kepribadian ini menganggap bahwa konfrontasi langsung begitu mengerikan sehingga mereka akan berusaha menghindar dengan cara apapun. Dari 16 MBTI ada tipe introvert feeler yang paling cenderung menghindari konflik atau konfrontasi.

Bukan berarti mereka tidak memiliki keterampilan dalam menyelesaikan konflik. Hanya saja, sebagai orang yang introvert, mereka akan lebih suka menghadapi konflik secara pribadi atau melalui media lain daripada di depan umum.

Seorang introvert akan cepat kewalahan dan menghindar dalam suasana kelompok yang panas. Sebagai tipe feeler mereka akan menghadapi konfrontasi apapun dengan berbagai macam perasaan.

Tipe ini merasa tidak aman dalam situasi konfrontasi, terutama yang menempatkan mereka pada posisi yang sulit dan tidak memberi waktu untuk mempersiapkan, merencanakan, atau memproses.

Dilansir dari True You Journal, inilah 4 tipe kepribadian yang tidak suka konfrontasi dan berusaha menghindari konflik.

1. ISFJ

ISFJ membentuk payung untuk semua orang yang ada di ruangan dan akan berusaha keras untuk menjaga mereka agar tetap aman dan memenuhi kebutuhan tersebut. Mereka dikenal sebagai orang yang tenang.

Dengan sikapnya itu, mereka sangat menghargai hubungan dan berusaha keras untuk menjaga keharmonisan dan mendorong kerja sama yang stabil. Tipe ini menganggap konflik sangat menguras energi dan melemahkan semangat.

Jika konfrontasi sedang terjadi, ISFJ akan menjadi tertekan, meremehkan masalah, mengalahkan topik pembicaraan, bersikap tenang dan membangun tembok, atau sekedar meninggalkan gedung.

Mereka akan cenderung menyalahkan diri sendiri jika terjadi konflik dengan orang yang mereka cintai.

2. INFJ

INFJ memelihara dan mendukung orang lain. Mereka tidak akan pernah menerima ajakan untuk bertengkar apalagi memulai pertengkaran. Sifatnya yang diam dan bijaksana membuat mereka memiliki bakat untuk meredam ketegangan dan mendorong kerja sama.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore