
Ilustrasi air garam./seribustd./freepik.
JawaPos.com - Apakah Anda pernah mendengar bahwa air garam bisa membantu mengatasi jerawat?
Banyak yang penasaran dan berharap bahwa solusi sederhana ini mampu meredakan masalah kulit yang membandel.
Namun, apakah benar air garam efektif untuk menghilangkan jerawat? Dilansir dari laman Curology pada Selasa (29/10), sampai saat ini, klaim tersebut belum didukung oleh bukti ilmiah yang cukup.
Bahkan, para ahli dermatologi mengingatkan bahwa kandungan garam yang tinggi dalam air laut atau larutan garam bisa menyebabkan kulit menjadi lebih kering dan bahkan iritasi.
Pengeringan ini dapat memperburuk kondisi jerawat alih-alih memperbaikinya, terutama jika kulit Anda cenderung sensitif atau kering.
Jadi, meski berenang di laut mungkin terasa menyegarkan dan tampak memperbaiki tampilan kulit, penggunaan air garam sebagai pengobatan jerawat bukan pilihan yang paling efektif.
Walaupun manfaatnya untuk jerawat belum terbukti, air garam memiliki beberapa manfaat potensial bagi kulit, yang menjelaskan mengapa air garam semakin populer sebagai alternatif alami dalam perawatan kulit.
Garam memiliki sifat eksfoliator alami, yang artinya dapat membantu menghilangkan sel-sel kulit mati di permukaan kulit.
Dengan melakukan eksfoliasi, kulit akan tampak lebih halus dan segar karena lapisan kulit mati yang kusam telah diangkat.
Banyak resep scrub wajah alami yang mengandalkan garam sebagai bahan utama untuk eksfoliasi ini. Proses eksfoliasi membantu membuka pori-pori yang tersumbat oleh minyak dan kotoran, yang bisa menjadi salah satu penyebab jerawat.
Selain itu, garam sudah lama dikenal memiliki sifat antimikroba, yang artinya dapat membantu membunuh bakteri dan mikroorganisme yang bisa menyebabkan infeksi.
Air garam sering digunakan untuk membersihkan luka ringan seperti goresan dan lecet karena dapat membantu menghilangkan kotoran yang berpotensi menyebabkan infeksi.
Selain itu, air garam juga dipercaya dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Studi terbaru menunjukkan bahwa perendaman luka dalam larutan garam dengan konsentrasi 7% dapat mempercepat proses penyembuhan secara signifikan.
Dalam hal ini, garam tidak hanya membantu membersihkan luka, tetapi juga memperkuat pertahanan kulit terhadap infeksi.
Tak hanya itu saja, bagi beberapa orang, berenang di laut dan terkena air garam dapat membuat kulit tampak lebih baik setelahnya. Ini bisa terjadi karena sifat pengeringan air garam yang dapat membantu mengurangi minyak berlebih pada kulit, sehingga bermanfaat bagi mereka yang memiliki kulit berminyak.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
