
ilustrasi seseorang yang mengunci akun media sosial/ Freepik
JawaPos.com - Dewasa ini, hampir setiap orang memiliki media sosial masing-masing. Baik itu untuk kebutuhan pekerjaan, agar tidak tertinggal dari teman-teman, atau bahkan benar-benar ingin berbagi kesehariannya sendiri.
Soal berbagi, ada beberapa jenis orang yang berbagi kehidupan melalui media sosial. Ada yang hampir setiap hari mengunggah momen-momen terkecil dalam hidupnya begitupun sebaliknya.
Dalam penggunaan media sosial, ada sebuah istilah yang biasa digunakan anak muda untuk orang yang terlalu banyak berbagi. Istilah tersebut adalah oversharing atau dalam bahasa Indonesia berarti terlalu banyak berbagi.
Di media sosial orang yang suka oversharing biasa berisi detail terkecil apapun dalam hidupnya. Semua pengikutnya bisa tahu seluruh kegiatan karena didokumentasikan olehnya.
Ternyata, oversharing di media sosial tidak sepenuhnya memiliki efek positif. Dilansir dari Bridestory dan Real, ada 5 alasan mengapa kamu tidak boleh oversharing di media sosial:
1. Hidup untuk Media Sosial
Alasan pertama dari mengapa kamu tidak boleh oversharing di media sosial adalah karena kamu bisa saja berakhir hidup untuk media sosial. Media sosial seharusnya merupakan tempat dimana kamu bisa memberikan segalanya, baik itu hal positif maupun negatif.
Akan tetapi, terlalu banyak berbagi bisa jadi merubah pandanganmu terhadap sosial media. Kamu jadi semakin ingin berbagi kehidupan yang sempurna dan mengusahakan segala cara untuk tampil baik di media sosial.
Kamu bisa jadi tidak mengunggah hal negatif yang sebenarnya manusiawi. Kamu menjadi orang lain dan tidak sepenuhnya jujur pada perasaanmu. Hal ini nantinya bisa berpengaruh pada kesehatan mental yang berusaha tampil baik setiap hari.
2. Tidak Ada Privasi Pribadi
Alasan kedua mengapa kamu tidak boleh oversharing di media sosial adalah karena tidak adanya privasi pribadi. Semakin banyak kamu memberikan seluruh sudut kehidupanmu maka semakin tidak ada privasi dalam kehidupanmu.
Semua orang bisa tahu kamu berada dimana, apa yang kamu pikirkan dan masih banyak lagi. Tidak ada hubungan pertemanan atau romansa yang tersimpan secara berharga untuk diri sendiri.
Apabila kamu terbiasa mendokumentasikan dan membagikannya ke banyak orang, kamu bisa jadi kehilangan rasa berharga yang seharusnya hanya ada di antara kamu dan orang terdekat.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
