
Ilustrasi anak mengalami cyberbullying. (Freepik)
JawaPos.com – Di era digital saat ini, anak-anak sering menghadapi ancaman dari interaksi online yang dapat berdampak serius pada kesehatan mental dan emosional buah hati. Mencegah cyberbullying sangat penting untuk melindungi anak, dan terdapat beberapa cara mudah yang dapat diterapkan untuk menjaga si kecil tetap aman di dunia maya.
Cyberbullying merujuk pada tindakan perundungan yang terjadi melalui platform digital, seperti media sosial, pesan teks, atau aplikasi daring. Tindakan ini sering melibatkan pengiriman pesan menyakitkan, penyebaran rumor, atau pengunggahan konten yang memalukan, yang dapat menyebabkan dampak emosional serius bagi korban.
Mengetahui cara mudah untuk mencegah cyberbullying sangat penting bagi orang tua dan pengasuh. Dengan langkah-langkah yang tepat, anak-anak dapat terlindungi dari ancaman online, sehingga anak merasa aman dan nyaman saat menjelajahi dunia digital.
Berikut tujuh cara mudah untuk mencegah cyberbullying dan melindungi anak dari ancaman online dilansir dari laman childmind.org.
1. Dukungan Emosional
Memberikan bantuan emosional sangat penting dalam membantu anak yang mengalami perundungan siber. Perasaan cinta dan kepedulian mampu memberikan rasa aman dan membangun kepercayaan diri.
Membuat anak merasa diperhatikan dapat mengurangi dampak negatif dari perundungan. Dengan mendengarkan mereka, anak dapat lebih terbuka dalam berbagi pengalaman.
Contoh saat anak menceritakan pengalamannya, berikan perhatian penuh dan dengarkan dengan empati. Tanyakan perasaan mereka untuk menunjukkan bahwa apa yang mereka alami penting.
2. Bimbingan Tindakan
Memberikan bimbingan nyata tentang langkah-langkah yang dapat diambil saat menghadapi perundungan siber membantu anak merasa lebih berdaya. Ajarkan cara mematikan perangkat dan menjauh dari situasi yang menekan.
Ini memungkinkan anak untuk tidak terjebak dalam siklus negatif. Dengan cara ini, anak belajar mengambil kontrol atas keadaan mereka.
Misal jika anak mendapatkan pesan negatif, sarankan untuk tidak membalas dan segera keluar dari platform tersebut. Ini membantu menghindari meningkatnya perundungan.
3. Memblokir Pelaku
Mengajarkan anak untuk memblokir pengganggu di media sosial merupakan langkah penting. Tindakan ini menghentikan komunikasi dengan pelaku dan mengurangi peluang perundungan.
Dengan memblokir, anak merasa lebih aman dan dapat berfokus pada hal-hal positif. Ini juga mendorong anak untuk memilih siapa yang berhak terhubung dengan mereka secara daring.
Seperti jika anak menerima pesan kasar, tunjukkan cara memblokir akun tersebut di aplikasi. Hal ini mengurangi interaksi yang tidak diinginkan dan memberi anak rasa kontrol.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
