
potrait wanita dengan
JawaPos.com - Istilah ‘Feminime Energy’ mungkin sudah tidak asing lagi bagi kebanyakan orang yang aktif bersosial media.
‘Feminime energy’ atau energi feminism seringkali merujuk pada energi kelembutan, intuisi dan kebijaksanaan yang cenderung dinamis.
Lawan dari energi ini adalah energi maskulin yang lebih berfokus pada tindakan daripada intuisi.
Bisa dikatakan bahwa ‘feminime energy’ ini berasal dari jiwa sedangkan ‘masculine energy’ berasal dari pengetahuan.
Keduanya bisa tertanam pada diri manusia secara umum tanpa adanya stigma bahwa Perempuan memili ‘feminime energy’ yang lebih dominan dari laki-laki atau bahkan sebaliknya.
Dengan menyeimbangkan antara keduanya dalam diri akan membuat semakin mudah untuk menjalani hidup.
Menurut buku “The Alchemy of Feminime Power” dilansir dari Dear Media pada Jumat (18/10) bahwa energi femimin digambarkan sebagai kekuatan vital yang membantu seseorang untuk membangkitkan energi intuitif.
Energi intuitif tersebut berperan menghubungkan dirinya dengan menciptakan perubahan positif di kehidupannya.
Energi feminism memiliki peran cukup penting dalam kehidupan karena mampu meningkatkan rasa kasih sayang dan empati dalam suatu hubungan.
Selain itu, energi ini juga bisa mendorong seseorang mampu untuk memunculkan ide-ide baru yang cukup kreatif dan beragam.
Dengan memancarkan energi feminism dalam kehidupan akan membuat kehidupan individu tersebut semakin berkualitas dengan memiliki jati diri yang kuat.
Keuntungan lain yang didapatkan jika seorang Wanita mampu memancarkan ‘Feminime energy’nya yaitu bisa memiliki kecerdasan emosional serta mampu bersosialisasi dengan orang lain dengan baik.
Bahkan, bagi yang sudah memiliki pasangan, energi ini mampu menarik hubungan yang lebih sehat dengan pasangan bisa melalui adanya penetapan batasan yang kuat dan sehat saat menjalin hubungan.
Berikut cara agar ‘Feminime Energy’ yang dimiliki mampu terpancar dari diri:
Memiliki Batasan dengan orang lain menjadi cara untuk memancarkan energi feminism.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
