
Ilustrasi orang yang menonaktifkan media sosialnya.
JawaPos.com - Media sosial memiliki berbagai manfaat yang dapat kita rasakan seperti untuk dunia hiburan, bisnis, menelusuri berbagai informasi, dan tetap terhubung dengan orang tersayang.
Tapi segala hal yang dilakukan secara berlebihan meskipun itu baik, akan memberikan dampak negatif bagi diri sendiri, sehingga kehilangan jati diri yang sebenarnya. Seperti halnya dalam penggunaan media sosial secara berlebihan.
Oleh karena itu, ketika kita lelah melihat pencapaian orang lain yang diunggah di media sosial dan terus mencari validasi, maka perlu bagi kita untuk rehat sejenak.
Melansir dari laman Ge Editing pada (14/10) orang yang perlu menonaktifkan media sosialnya selama beberapa bulan, biasanya memiliki 7 tanda ini :
1. Keinginan untuk Mengendalikan
Media sosial menawarkan platform untuk terhubung dan berekspresi, terkadang terasa seperti pusaran informasi, opini, dan penilaian. Bagi sebagian orang, gagasan untuk selalu terhubung, selalu siap sedia, dan terbuka terhadap pengawasan mungkin terasa akan mengganggu.
Di sinilah muncul keinginan untuk mengontrol. Orang yang sering menonaktifkan profil media sosialnya selama beberapa bulan adalah mereka yang ingin mengontrol dan memutuskan waktu dan cara untuk berinteraksi dengan dunia.
2. Mendambakan Interaksi dalam Kehidupan Nyata
Nuansa halaman-halaman buku, aroma kopi yang baru diseduh saat ngobrol dengan teman, serta suara tawa saat bercanda, adalah hal yang sangat dihargai oleh seseorang yang menonaktifkan media sosialnya.
Ia percaya bahwa meskipun media sosial dapat menawarkan konektivitas, terkadang media sosial kurang memiliki kedalaman dan kehangatan dalam interaksi tatap muka.
3. Sensitivitas Terhadap Rangsangan Berlebihan
Menurut penelitian yang dipublikasikan di Datareportal, rata-rata pengguna menghabiskan sekitar 2,5 jam di media sosial setiap hari. Bagi sebagian orang, rentetan data ini dapat menyebabkan rangsangan berlebihan.
Arus informasi yang tiada henti dapat menimbulkan stres, kecemasan, bahkan ketidaknyamanan fisik. Sensitivitas terhadap rangsangan berlebihan ini sering kali mendorong individu untuk menonaktifkan profil media sosialnya secara berkala.
4. Perlunya Refleksi Diri
Di dunia yang selalu 'aktif', kita terus-menerus dibombardir dengan informasi, opini, dan tuntutan. Hingga untuk menemukan momen tenang untuk introspeksi diri bisa menjadi sebuah tantangan.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
