Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Oktober 2024 | 19.35 WIB

Jangan Nikah Muda Kalau Belum Tahu Ini, Bahaya dan Dampaknya Bagi Psikologis dan Kesehatan

ilustrasi pasangan shio yang menjadi kaya raya setelah menikah/ Sumber foto: Freepik - Image

ilustrasi pasangan shio yang menjadi kaya raya setelah menikah/ Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Beberapa waktu terakhir, media sosial dihebohkan dengan berita menikahnya seorang penceramah muda yang biasa disapa Gus Zizan.

Melansir Radar Kediri, tidak sedikit netizen yang berkomentar mengenai pernikahan tersebut.

Hal ini dikarenakan Gus Zizan beserta pasangannya dinilai terlalu muda untuk menikah.

Pria yang diketahui kelahiran tahun 2005 tersebut menikah dengan istrinya, Syifa yang lahir pada tahun 2007 yang artinya mereka menikah pada usia 19 dan 17 tahun.

Dalam UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Perubahan atas UU Nomor 1 Tahun 1974 dijelaskan bahwa pernikahan dapat dilakukan ketika calon mempelai pria dan wanita setidaknya berusia 19 tahun.

Kasus pernikahan muda sebenarnya tidak hanya terjadi kali ini saja, berdasarkan laman Kementerian Pemberdayaan Anak dan Perempuan, jumlah angka perkawinan dini pada tahun 2023 mencapai 6,92 persen.

Meskipun jumlahnya menurun, tetap saja hal ini harus segera ditangani karena membawa dampak yang kurang baik bagi mereka yang memutuskan untuk menikah dini.

Melansir artikel dalam jurnal Studi Pemuda Universitas Gadjah Mada yang ditulis oleh Djamilah, dkk bahwa pernikahan dini merupakan praktik tradisional yang sudah lama dilakukan dan terjadi hampir di seluruh dunia.

Pola perkawinan ini biasanya memiliki dua pola, yaitu menikahkan anak perempuan dengan laki-laki dewasa dan menjodohkan anak laki-laki dengan perempuan yang dilakukan oleh kedua orang tua mereka.

Perkawinan dini juga didefinisikan sebagai perkawinan yang dilakukan di bawah usia 18 tahun, sebelum anak perempuan secara fisiologis dan psikologis siap untuk memikul tanggung jawab pernikahan dan pengasuhan anak.

Tidak hanya berdampak tidak baik bagi perempuan, perkawinan dini juga membuat kedua pasangan jatuh pada konflik rumah tangga yang belum siap mereka tangani.

Lalu, apa saja dampak buruk pernikahan muda bagi psikologis dan kesehatan?

Emosi yang tidak stabil

Melansir laman Kementerian Kesehatan, dampak menikah muda secara psikologis dapat menyebabkan kondisi mental seseorang tidak stabil.

Hal ini dikarenakan masa remaja yang merupakan masa pencarian identitas diri yang ditandai dengan gejolak emosi yang tidak stabil pada remaja.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore