Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 September 2024 | 17.59 WIB

Jangan Berlebihan! Ketahui 9 Bahaya Sering Konsumsi Makanan dan Minuman Manis bagi Kesehatan

Ilustrasi: Donat. (Pexels) - Image

Ilustrasi: Donat. (Pexels)

JawaPos.com – Sudah menjadi hal umum jika makanan dan minuman yang manis menjadi favorit banyak kalangan masyarakat, terutama oleh anak-anak. Selain rasanya yang enak, makanan dan minuman manis juga dapat membantu melepaskan stres dan mengembalikan suasana hati.

Namun, meski rasanya enak, makanan dan minuman manis juga dapat membahayakan kesehatan, terutama jika dikonsumsi secara berlebihan.

Selain tinggi gula, makanan dan minuman manis tidak banyak mengandung nutrisi yang baik bagi tubuh, yang pada akhirnya dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan.

Melansir dari laman Kemenkes Ditjen Yankes, Kamis (26/9), berikut adalah 9 bahaya dari mengonsumsi makanan dan minuman manis terlalu sering dan berlebihan.

1. Risiko obesitas

Makanan dan minuman manis yang dikonsumsi tidak dapat memberikan rasa kenyang. Jadi, meskipun sudah mendapatkan banyak kalori dari makanan atau minuman manis, tubuh tetap akan mengonsumsi dalam jumlah banyak.

Akibatnya, kalori yang masuk akan melebihi kebutuhan tubuh dan menyebabkan kenaikan berat badan, yang pada gilirannya akan menyebabkan obesitas.

Selain itu, obesitas juga dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, seperti Diabetes Mellitus tipe 2, penyakit jantung, osteoarthritis, sleep apnea, masalah pernapasan, dan sebagainya.

2. Risiko diabetes

Mengonsumsi makanan tinggi gula menyebabkan tubuh resisten terhadap insulin. Resistensi insulin menyebabkan seseorang mengalami penurunan sensitivitas terhadap kadar glukosa.

Kondisi ini akan disertai dengan ketidakmampuan otot dan jaringan lemak untuk meningkatkan pengambilan glukosa, sehingga menyebabkan kenaikan kadar gula dalam darah.

3. Risiko penyakit jantung

Ada dua jenis kolesterol, yaitu kolesterol baik (HDL) dan kolesterol jahat (LDL). Orang yang sering mengonsumsi makanan dan minuman manis cenderung memiliki kadar HDL yang lebih rendah dan kadar LDL yang tinggi. Kadar LDL yang tinggi dapat meningkatkan risiko mengalami penyempitan pembuluh darah di jantung.

Sebuah penelitian menyatakan bahwa mengonsumsi 1 kaleng minuman manis per hari akan meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung sebanyak 20%. Selain itu, molekul pada gula bernama ‘glukosa 6-fosfat’ dapat mengakibatkan perubahan otot jantung yang berujung pada kondisi gagal jantung.

4. Risiko kanker

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore