Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 September 2024 | 18.26 WIB

Serba-serbi Ikan Bandeng, Salah Satu Jenis Ikan Populer di Indonesia yang Kaya Akan Nutrisi

Pedagang menjual ikan Bandeng di Pasar Petak Sembilan, Jakarta, Rabu (10/2/2021). Salah satu bahan makanan yang biasa disajikan saat perayaan Imlek tersebut dijual Rp40 ribu per Kilogram.  Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com - Image

Pedagang menjual ikan Bandeng di Pasar Petak Sembilan, Jakarta, Rabu (10/2/2021). Salah satu bahan makanan yang biasa disajikan saat perayaan Imlek tersebut dijual Rp40 ribu per Kilogram. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com

JawaPos.com - Saat berbelanja kebutuhan dapur di pasar tradisional, kamu pasti pernah melihat pedagang yang menjual ikan bandeng. Ikan ini merupakan jenis ikan budidaya yang cukup populer di Indonesia.

Selain harganya yang relatif murah serta mudah ditemukan di berbagai pasar tradisional, ikan ini juga dipercaya mengandung banyak nutrisi baik bagi tubuh.

Bandeng merupakan jenis ikan yang termasuk ke dalam keluarga chanidae. Ikan ini memiliki kemampuan untuk dapat bertahan hidup di air dengan kadar garam (salinitas) yang tinggi, karena adanya sifat euryhaline yang dimilikinya.

Ikan bandeng sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan, hal ini menjadi salah satu alasan mereka menjadi ikan yang mudah untuk dibudidayakan. Bahkan, mereka mampu bertahan di air dengan salinitas 0 hingga 45 ppt.

Terdapat dua jenis air tempat bandeng berkembangbiak, benih (bibit bandeng) biasanya akan tumbuh di air asin hingga usia 2 atau 3 tahun.

Sedangkan saat dewasa, mereka akan kembali ke perairan payau sampai masa bertelur, karena di masa itu mereka akan melakukan pemijahan di air asin.

Siklus ini akan terus berulang karena memang sebagai bagian dari proses perkembangbiakannya.

Mata pencaharian masyarakat pesisir

Karena tingkat adaptasinya tinggi, ikan ini sering dimanfaatkan sebagai sumber mata pencaharian masyarakat pesisir.

Salah satunya yaitu desa Sungai Lumpur dan Pantai Harapan, dua desa ini terletak di pesisir Pantai Timur Sumatera Selatan. Masyarakat di sana banyak berprofesi sebagai petani tambak yang membudidayakan ikan bandeng dan udang.

Bandeng yang merupakan hewan herbivora menjadikannya sebagai ikan yang dibudidayakan dengan sistem polikultur.

Kandungan Omega 3 pada ikan ini dipercaya untuk menurunkan kadar trigriserida dalam tubuh.

Dilansir dari laman halodoc.com, trigriserida adalah salah satu jenis lemak yang mengalir dalam darah yang befungsi untuk menyimpan kalori serta menyediakan energi bagi tubuh.

Berdasarkan Saparinto, 2009 yang dilansir dari laman deheus.id, setiap 100 gram ikan bandeng mengandung:

Energi 129 kkal

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore