
Ilustrasi orang yang dibesarkan oleh orang tua yang terlalu protektif./freepik/ Frolopiaton Palm
JawaPos.com - Orang yang dibesarkan oleh orang tua yang terlalu protektif sering kali mengalami perkembangan karakteristik tertentu sebagai dampak dari pengasuhan tersebut.
Ketika orang tua terlalu melindungi anak-anak mereka dari berbagai risiko dan tantangan, anak-anak ini cenderung tidak mendapatkan kesempatan yang cukup untuk mengembangkan kemandirian dan kepercayaan diri mereka.
Akibatnya, mereka bisa tumbuh menjadi individu dengan karakteristik tertentu yang mencerminkan pengalaman mereka selama masa kanak-kanak.
Dilansir dari laman The Expert Editor pada Selasa (17/9), berikut merupakan 7 karakteristik yang dimiliki oleh orang-orang yang dibesarkan oleh orang tua yang terlalu protektif.
1. Rasa Percaya Diri yang Rendah
Anak-anak yang dibesarkan oleh orang tua yang sangat protektif sering kali mengalami rasa percaya diri yang rendah.
Ketika orang tua selalu mengawasi dan mengatur semua aspek kehidupan anak, anak tersebut jarang diberi kesempatan untuk mencoba hal-hal baru atau menghadapi tantangan secara mandiri.
Akibatnya, mereka tidak pernah benar-benar belajar untuk mengandalkan diri mereka sendiri.
Ketidakmampuan ini membuat anak merasa tidak cukup kompeten untuk menghadapi dunia, dan pada akhirnya dapat mengganggu perkembangan kepercayaan diri mereka ketika mereka tumbuh dewasa.
2. Keraguan dan Rasa Malu
Anak-anak yang dibesarkan dalam lingkungan yang sangat protektif sering kali tumbuh dengan perasaan keraguan yang mendalam terhadap diri mereka sendiri.
Karena banyak keputusan dalam hidup mereka diambil oleh orang tua, mereka mulai percaya bahwa mereka tidak mampu membuat keputusan yang tepat.
Mereka merasa dunia adalah tempat yang menakutkan dan berbahaya, dan jika mereka berhadapan dengan tantangan, mereka sering merasa tidak berdaya.
Hal ini dapat menyebabkan rasa malu yang mendalam ketika mereka merasa tidak sebanding dengan harapan orang lain, sehingga mereka terus-menerus meragukan diri mereka dan sering kali mengalami kecemasan sosial.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
