Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 September 2024 | 23.55 WIB

Saatnya Melepaskan 7 Keyakinan Ini Jika Anda Dibesarkan dalam Keluarga yang Tidak Harmonis 

Ilustrasi keluarga yang tidak harmonis (Freepik)

JawaPos.com - Tahukah Anda bahwa hidup dalam keluarga yang tidak harmonis sering kali menimbulkan keyakinan yang mengakar dan lebih banyak mendatangkan kerugian daripada manfaat?

Anda mungkin telah mengadopsi pola pikir tertentu yang tidak menguntungkan Anda. Namun hal ini ternyata juga dapat menghambat Anda.

Dalam artikel ini, JawaPos.com telah melansir dari laman Hack Spirit, tujuh keyakinan yang menimbulkan banyak kerugian akibat Anda dibesarkan dalam keluarga yang tidak harmonis.

1. "Disfungsi adalah hal yang normal"

Kepercayaan tentang hal ini harus dilepaskan, jika Anda dibesarkan dalam keluarga yang tidak harmonis. Bila Anda tumbuh dalam lingkungan yang kacau, mudah untuk berasumsi bahwa memang begitulah adanya.

Berpegang teguh pada keyakinan ini dapat menyebabkan terulangnya pola-pola yang merugikan dalam hubungan Anda. Melepaskan keyakinan ini adalah langkah pertama menuju interaksi yang lebih sehat.

2. "Saya harus memperbaiki semuanya"

Jika Anda tumbuh dalam lingkungan yang kacau berarti Anda terus-menerus berada dalam mode pemecahan masalah. Melepaskan keyakinan ini adalah hal yang membebaskan.

Hal ini memungkinkan Anda untuk fokus pada pertumbuhan Anda sendiri dan memberi ruang bagi orang lain untuk bertanggung jawab atas tindakan dan perilaku mereka.

3. "Menunjukkan emosi adalah tanda kelemahan"

Dalam beberapa keluarga yang tidak harmonis, menunjukkan emosi mungkin tidak dianjurkan. Hal ini dapat menyebabkan kepercayaan bahwa "menunjukkan emosi adalah tanda kelemahan".

Namun, bertentangan dengan kepercayaan ini, penelitian di bidang psikologi secara konsisten menunjukkan bahwa mengekspresikan dan menangani emosi sebenarnya merupakan tanda kekuatan dan ketahanan.

4. "Aku tidak layak untuk dicintai"

Tumbuh dalam keluarga yang tidak harmonis dapat membuat Anda percaya bahwa "Saya tidak layak dicintai". Mudah untuk menghayati pesan atau tindakan negatif dari orang-orang di sekitar

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore