
7 sikap orang tidak mendapatkan kasih sayang saat masa kecil (thevessel)
JawaPos.com- Orang yang menginjak remaja hingga dewasa yang kesepian, saat kanak-kanak mungkin memiliki sifat yang sama di masa dewasanya.
Orang tua yang kesulitan menunjukkan perasaan kepada anak-anak mereka, mungkin tumbuh tanpa kasih sayang, sehingga meneruskan pola asuh lama yang lebih mengutamakan aturan dan kepatuhan yang kaku daripada perhatian yang penuh kasih sayang.
Pakar psikolog pendidikan, Dr Patricia Britto mengatakan jika saat usia anak-anak kurang kasih sayang, mereka akan memiliki tujuh sifat yang akan terjadi di usia mereka dewasa.
Dilansir dari laman goodto.com oleh JawaPos.com, Rabu (4/9) tujuh sikap tersebut diantaranya sebagai berikut:
Memiliki rasa kemandirian dapat menjadi kekuatan relatif karena hal itu mendorong gagasan untuk menjadi mandiri, yang diperlukan untuk berfungsi sebagai orang dewasa, seperti menyelesaikan tugas, membuat dan menepati janji, dan mempertahankan gaya hidup yang sehat dan aman.
Namun, hiper-kemandirian mengacu pada upaya individu untuk menjadi sepenuhnya mandiri bahkan ketika bantuan atau dukungan dari orang lain diperlukan.
Menjadi hiper-kemandirian dapat menjadi tidak sehat dan dapat diklasifikasikan sebagai respons trauma dalam beberapa kasus.
Validasi eksternal dalam jumlah yang cukup dibutuhkan, dan hal itu mungkin akan membantu individu merasa memiliki, tetapi seberapa banyak yang terlalu banyak? Validasi emosional dari orang tua, terutama di masa kanak-kanak, kemungkinan akan membangun keterampilan literasi emosional pada anak-anak.
Memiliki keterampilan literasi emosional membantu anak merasa dihargai dan mendukung pengembangan keterampilan pengaturan emosi mereka. Ketika orang dewasa terus mencari validasi.
Mungkin mereka memiliki kebutuhan emosional yang tidak terpenuhi dalam tahap kehidupan mereka saat ini, atau ada aspek kehidupan yang terkait dengan pengalaman hidup sebelumnya.
Dapat dimengerti bahwa siapapun yang tumbuh tanpa kasih sayang, akan percaya bahwa orang lain dalam hidup mereka tidak akan mencintai mereka.
Mereka yang tidak tumbuh dengan banyak kasih sayang dapat menjauhkan diri dari komitmen sama sekali. Dr Britto mengatakan bahwa orang dewasa yang mungkin memiliki pengalaman buruk di masa kecil mungkin kesulitan untuk mengembangkan kepercayaan pada orang lain dan membentuk hubungan yang terpercaya karena pengalaman hidup mereka yang sulit di masa awal.
Dr. Britto memberitahu kita, bahwa beberapa orang bahkan tidak mengenali emosi mereka secara pribadi dan, oleh karena itu, berjuang untuk mengekspresikan kebutuhan mereka. Di masa kanak-kanak, belajar mengidentifikasi perasaan pribadi sangat penting untuk mengembangkan kecerdasan emosional.
Selain itu, beberapa orang mungkin khawatir tentang penolakan. Penolakan tidak hanya melemahkan, hal itu dapat mempengaruhi kepercayaan diri dan harga diri seseorang, dapat mengakibatkan pilihan untuk tidak mengekspresikan kebutuhan dan menyelesaikan konflik untuk menghindari perasaan negatif tersebut.
Hal ini dapat bermula dari masa lalu yang belum terselesaikan. Kenangan masa kecil yang negatif dapat menciptakan emosi besar yang melekat pada situasi saat ini.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
