Ilustrasi orang yang jarang membuka dan membalas pesan email. (Freepik)
JawaPos.com – Di era digital ini, email telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Namun, ada orang-orang yang cenderung jarang membuka dan membalas email. Apakah Anda salah satunya?
Jika ya, jangan khawatir, Anda tidak sendirian. Kebiasaan ini ternyata bisa mengungkapkan beberapa ciri kepribadian menarik menurut psikologi. Mari kita telusuri lebih dalam!
Banyak orang merasa kewalahan dengan banjir email yang terus-menerus masuk ke kotak masuk mereka. Membuka dan membalas setiap email bisa terasa seperti tugas yang tidak pernah berakhir.
Psikolog telah lama tertarik untuk memahami mengapa beberapa orang cenderung mengabaikan email. Apakah ini tanda ketidakpedulian, kurangnya organisasi, atau mungkin ada faktor kepribadian yang berperan?
Penelitian telah menunjukkan bahwa ada beberapa ciri kepribadian yang mungkin terkait dengan kebiasaan mengabaikan email. Dengan memahami ciri-ciri ini, kita dapat memperoleh wawasan yang lebih baik tentang diri kita sendiri dan orang lain, serta menemukan cara yang lebih efektif untuk mengelola komunikasi digital kita.
Dilansir dari laman Your Tango, Minggu (25/8), inilah lima ciri kepribadian yang sering ditemukan pada orang yang jarang membuka dan membalas email. Simak sampai akhir!
1. Merasa Kewalahan atau Kurang Terlibat
Tumpukan email yang belum dibaca bisa menjadi indikasi bahwa seseorang merasa kewalahan atau kurang terlibat. Ini bisa terjadi karena berbagai alasan, seperti terlalu banyaknya tugas, kurangnya minat terhadap isi email, atau merasa sulit untuk memprioritaskan email di antara tugas-tugas lain yang lebih mendesak.
2. Cerdas dan Fokus pada Prioritas
Menurut Ron Friedman, seorang psikolog, mengabaikan email bisa menjadi tanda kecerdasan. Orang yang cerdas cenderung memahami bahwa tidak semua email membutuhkan perhatian segera.
Mereka mampu membedakan antara email yang penting dan yang tidak, dan mereka memilih untuk fokus pada tugas-tugas yang lebih berkontribusi pada tujuan mereka.
3. Terorganisir dan Produktif

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
